Connect With Us

Pertama Kalinya, Rumah Lawan COVID-19 Tangsel Hanya Merawat Satu Pasien

Rachman Deniansyah | Senin, 27 September 2021 | 18:35

Seorang pasien Covid-19 saat dirawat di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kasus penularan COVID-19 kini semakin melandai. Hal itu dapat dilihat dari jumlah pasien yang menjalani perawatan di tempat karantina terpusat, seperti halnya di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan.

Tercatat sejak empat hari lalu, tempat karantina terpusat di wilayah termuda se-Banten ini hanya merawat seorang pasien.

Koordinator RLC Kota Tangsel Suhara Manullang menyebut, hal itu baru pertama kali terjadi sejak pandemi melanda selama hampir dua tahun.

"Memang sudah menurun drastis ya. Sekarang yang masih dirawat hanya satu orang," ujar Suhara saat ditemui, Senin, 27 September 2021.

Seorang pasien yang kini masih menginjak usia remaja itu, sudah menjalani masa karantina lebih dari sepekan, sejak masuk pada tanggal 19 September 2021 lalu. 

Seorang pasien Covid-19 saat dirawat di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan.

"Anak laki-laki, usianya 12 tahun. Jadi dia ini anak pesantren di daerah Gunung Sindur. Kemudian kami terima saat waktu itu masih ada enam orang sebenarnya, jadi bertujuh. Kemudian ada tiga ibu-ibu pulang, sehingga sisa empat orang. Kemudian tiga orang bapak-bapak pulang," paparnya.

Pertama kali masuk ke pusat karantina, remaja tersebut bergejala sedang dengan hilang penciuman. "Bersyukur, saat ini dia sehat sehat saja," imbuhnya. 

Kendati demikian, para perawat dan petugas harus tetap bersiaga. Hingga kondisi pasiennya itu hingga benar-benar dinyatakan terbebas dari COVID-19. 

"Prinsipnya kami tetap khawatir itu dapat menularkan dan kedua khawatir terjadi perburukan. Jadi harus tetap terpantau," tandasnya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill