Connect With Us

Deteksi Dini, Sekolah PTM di Kota Tangerang Diperiksa Tes COVID-19 Massal

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 27 September 2021 | 14:55

Salah satu pelajar saat swab PCR guna mencegah penyebaran Covid-19. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Sekolah-sekolah yang sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) tahap satu dan dua di Kota Tangerang dilakukan pemeriksaan kesehatan atau diskrining tes COVID-19 secara massal oleh petugas Dinas Kesehatan setempat untuk mengantisipasi munculnya klaster baru penularan COVID-19, Senin 27 September 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dokter Dini Anggraeni mengatakan, tes skrining di lingkungan sekolah sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan adanya penularan COVID-19.

“Skrining tes covid-19 dengan swab PCR ini akan Dinkes gelar sepekan ke depan.  Targetnya, per sekolah 50 sampai 100 sampel dengan sasaran siswa dan guru. Sedangkan per harinya sekitar 600 sampel yang akan dikirim ke laboratorium. Semoga hasilnya negatif semua,” ungkapnya.

Menurutnya, jika nanti ditemukan ada yang terdeteksi COVID-19 pihaknya akan langsung melakukan tindakan lanjutan dengan tracing kontak erat di lingkungan kelas dan rumah yang bersangkutan.

“Dinkes pun sudah menyiapkan RIT Puskesmas Jurumudi Baru, jika dibutuhkan untuk tindakan isolasi mandiri,” katanya. 

Langkah ini diambil bukan karena adanya kasus COVID-19 pada pelajar atau guru lantaran dipastikan hingga saat ini belum ada laporan sekolah, kecamatan, puskesmas maupun laporan deteksi versi NAR terkait kasus konfirmasi pada umur pelajar. 

“Jadi, langkah skrining ini kita lakukan untuk antisipasi bukan tindak lanjut dari sebuah kasus. Pemkot Tangerang berharap hasilnya semua negatif, sehingga seluruh siswa dan guru bisa terus melanjutkan PTM terbatas, begitu juga mereka yang baru masuk PTM Tahap tiga,” jelasnya.

Kepala SMPN 5 Kota Tangerang Sudjiawati menyambut baik program skrining massal ini. Ia mengaku dengan kegiatan ini minimal dapat mengetahui secara dini kondisi siswa dan guru, yang kini sudah dua pekan mengikuti PTM terbatas. 

“Secara pengawasan, memang SMPN 5 Kota Tangerang telah menyediakan sarana prasarana pendukung prokes. Membentuk satgas COVID-19, serta guru piket yang bertugas untuk mengawal, mengawasi dan memastikan kesehatan dan kepatuhan siswa dalam penerapan prokes sepanjang beraktivitas di sekolah,” turur Sudjiawati. 

Dia berharap, hasil swab guru dan siswanya negatif semua sehingga PTM bisa terus berlangsung, bahkan bisa ditambah hari masuk siswanya.

"Dua minggu ini siswa hanya masuk sekali dalam seminggu. Semoga dengan prokes ketat, dan dipastikan tidak ada yang terpapar, hari masuk anak-anak bisa bertambah sehingga mereka lebih semangat,” pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill