PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TANGERANGNEWS.com-Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang Selatan kini tengah menghentikan sementara pemeriksaan sampel tes usab atau swab test COVID-19 dengan metode PCR, mulai Rabu (20/1/2021).
Pemberhentian sementara itu, disampaikan melalui edaran surat pemberitahuan bernomor 800/088/Labkesda/2021, tertanggal 19 Januari 2021.
Melalui edaran surat pemberitahuan tersebut, Kepala Labkesda Kota Tangsel Riki Hermawan menyampaikan, pemberhentian sementara itu dilakukan karena adanya kerusakan pada salah satu alat PCR SARS CoV-2 yang dimilikinya.
Untuk itu, saat ini Labkesda Kota Tangsel juga tak menerima sampel uji swab untuk sementara waktu.
"Alat PCR SARS CoV-2 sedang maintenance sampai dengan batas waktu tidak ditentukan," ujar Riki dalam surat edaran tersebut.
Saat dikonfirmasi, Riki pun membenarkan hal tersebut. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemeliharaan secara menyeluruh atau general cleaning.
"Untuk menjaga keselamatan petugas dan sampel, pengecekan alat-alat, dan kalibrasi dengan rutin. Serta menjaga kualitas pemeriksaan sampel," katanya.
Untuk sementara ini, sampel atau spesimen uji swab akan dikirim ke laboratorium lain.
"Sampel sementara ini kami kirim ke BBTKL dan Lab Mikro UI, Litbangkes dan Labkesda Provinsi Banten," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Deden Deni juga turut membenarkan surat edaran tersebut.
Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengupayakan perbaikan secepat mungkin.
"Iya benar. Ya ini lagi maintenance alatnya.Ini lagi dikerjakan (perbaiki), mudah-mudahan bisa selesai dalam waktu dekat," pungkasnya
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews