Connect With Us

Berlibur di Rumah Lawan COVID-19 Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 3 Maret 2021 | 22:27

Claster Palem Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Selangkah lagi, tempat karantina zona kedua di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Tangerang Selatan akan rampung. Lokasi karantina dengan konsep glamping atau kemah glamor itu pun akan segera dioperasikan. 

 

Meski belum rampung sepenuhnya. Namun, lokasi karantina terpusat dengan konsep yang unik tersebut telah terlihat keindahannya. 

 

Hiasan lampu berwarna kuning hingga berbagai ornamen lain terlihat indah menghias setiap tenda yang tersebar di empat klaster. 

Bahkan karena indahnya, lokasi tersebut tak terlihat seperti tempat karantina pada umumnya. Namun justru selayaknya seperti tempat berlibur di wisata alam yang berada di luar kota. 

 

Selain lampu dan ornamen yang menghias begitu indah, setiap klaster juga dihiasi dengan tanaman yang disesuaikan dengan masing-masing nama klaster. 

Adapun klaster-klaster tersebut, diantaranya Klaster Palem, Klaster Ketapang, Klaster Bougenville, dan Klaster Cemara. 

 

Untuk menambah kenyamanan, setiap klaster juga dilengkapi ruang santai terbuka bagi setiap pasien yang nantinya akan menjalani masa karantina. 

Koordinator RLC Tangsel, Suhara Manullang menerangkan, konsep berlibur itu sengaja dipilihnya untuk menciptakan kenyamanan yang utuh bagi setiap pasien. 

 

Sebab menurutnya dengan kenyamanan tersebut, imunitas dan antibodi setiap pasien akan mampu cepat tercipta. 

 

"Seperti kita ketahui, obat untuk COVID-19 sampai saat ini belum ada, yang ada baru lebih kepada perobatan tambahan, seperti plasma konvalesen, dan lainnya. Obat utamanya kan imunitas, dan antibodi. Nah pengalaman kami yang sangat dominan adalah faktor psikis untuk menambah imunitas tersebut. Jadi konsep ini lebih kepada untuk memanusiawikan pasien dengan menciptakan kenyamanan," terang Suhara di lokasi, Rabu (3/3/2021). 

 

Karena seperti diketahui, kata Suhara, banyak penderita COVID-19 yang mengalami gangguan secara psikis saat terkonfirmasi. 

 

"Karena faktor psikis. Selain informasi awal, ketakutan secara pribadi, masalah kematian, menularkan kepada keluarga, ditolak lingkungan, dan sebagainya menjadi sesuatu yang berdampak pada psikis," tuturnya. 

 

Dengan demikian, konsep bertema kemah glamor itu dipilih. 

 

"Karen sebagai makhluk sosial butuh sosialisasi, dan butuh suatu penguatan antar sesama (pasien) sepenanggungan COVID-19 itu sendiri. Jadi mereka bisa saling menguatkan, sharing, dapat berinteraksi. Dan nyatanya pola itu di sini yang efektif. Maka dibangunlah suatu nuansa atau lingkungan yang menunjang terbentuknya imunitas atau antibodi tersebut," kata Suhara. 

Suhara menuturkan, sejauh ini proses pembangunan tempat karantina terpusat dengan konsep unik tersebut sudah mencapai hingga 95 persen. 

 

"Malam ini tanggal 3 Maret 2021, zona dua Rumah Lawan COVID-19 dengan kapasitas sebanyak 150 tempat tidur dengan konsep glamping atau tenda glamor, sampai malam ini sudah mencapai 95 persen. Lima persen tinggal melengkapi. Menurut informasi, Ibu Wali Kota akan meresmikan tanggal 9 Maret mendatang," ujar Suhara. 

 

Selain dengan konsep dan pemandangan yang indah, tempat karantina zona kedua ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas super lengkap. 

 

"Dilengkapi dengan kebutuhan secara umum seperti di zona satu. Ruang privasi tempat tidur, wifi, televisi, kemudian juga makanan minuman yang sesuai standar gizi untuk penanganan COVID-19," paparnya. 

 

Sedangkan penunjang lainnya, ia juga akan melengkapi dengan sarana aktivitas. 

 

"Seperti untuk jogging, berolahraga, untuk aktivitas kebersamaan yang lebih luas.  Kemudian ada juga sarana beribadah. Selain itu juga dilengkai dengan mesin cuci, setrika, karena itu kan sebagai kebutuhan," pungkasnya.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

BANTEN
Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14

Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.

KAB. TANGERANG
Sering Jadi Bahan Candaan, Ternyata Ini Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan Kabupaten Tangerang

Sering Jadi Bahan Candaan, Ternyata Ini Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan Kabupaten Tangerang

Kamis, 6 Agustus 2026 | 09:49

Nama Kelurahan Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kerap memancing perhatian karena dianggap unik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill