Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 22 tenaga kesehatan (nakes) dan staf yang bertugas di Puskesmas Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan dinyatakan positif COVID-19. Padahal sebagian sudah menjalani vaksinasi.
Kepala Puskesmas Jombang, Mulyadi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (24/2/2021) membenarkan hal tersebut.
Puluhan orang tersebut, terdiri dari para tenaga kesehatan dan pelajar yang sedang menjalani praktik kerja lapangan (PKL).
"Staf saya 15 orang terpapar COVID-19 selama di rumah, dan siswa PKL sebanyak tujuh orang kita sudah pulangkan ke sekolahnya masing-masing untuk perawatan," ujar Mulyadi.
Mereka diketahui positif usai menjalani sejumlah rangkaian pemeriksaan COVID-19.
"Dari tiga hari yang lalu, sudah dua kali rapid test sama swab itu udah sama. Kemudian swab itu kan 10 hari keliatan," tuturnya.
Karennya puluhan staf beserta anak magang tersebut kini harus menjalani isolasi secara mandiri di kediamannya masing-masing.
Dari puluhan orang yang dinyatakan positif tersebut, Mulyadi mengatakan, terdapat sebagian nakes yang sudah menjalani penyuntikan vaksin.
"Yang terpapar COVID-19 (vaksinasi) yang pertama sudah semua. Dari 15 itu sebagian besar sudah vaksin. Tapi antibodinya belum terbentuk. Kan dari kedua itu, selama 28 hari baru terbentuk antibodinya. Vaksinasi kedua ini belum seminggu," jelas Mulyadi.
Meski demikian, Mulyadi menegaskan, bahwa pelayanan kesehatan di Puskesmas Jombang tetap berjalan.
Namun, tetap dibatasi dari pelayanan hari biasanya dengan menyesuaikan sumber daya manusia (SDM) yang tersedia. (RAZ/RAC)
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Tangerang mendata sebanyak 50 titik jalan di wilayahnya rusak karena banjir yang terjadi sejak awal Januari 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews