Connect With Us

Meski Takut Jarum Suntik, Wartawan Tangsel Ikut Vaksinasi COVID-19

Rachman Deniansyah | Selasa, 2 Maret 2021 | 14:59

Riski Amana, 29, reporter Wartakota saat diwawancarai oleh TangerangNews di Rumah Sakit Umum Kota Tangsel, Selasa (2/3/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Selain Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat publik, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga menjadikan insan pers atau wartawan menjadi salah satu prioritas dalam vaksinasi tahap kedua ini. 

Bertempat di Rumah Sakit Umum Kota Tangsel, sejumlah insan pers berbondong-bondong ikut dalam penyuntikan vaksinasi tersebut. 

Dengan antusiasnya, mereka mengikuti seluruh tahap vaksinasi, demi terbebas dari ancaman COVID-19. Seperti salah satunya Riski Amana, 29, reporter Wartakota. 

Antusias itu ditunjukkannya, lantaran ia menganggap bahwa vaksinasi ini penting untuk mencegah dari penularan COVID-19. 

Terlebih, bagi insan pers yang menuntut dirinya sebagai garda terdepan untuk terus menyajikan fakta di tengah pandemi seperti ini.

"Bagus sih, saya sangat responsif untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19," katanya usai menjalani vaksinasi.

Riski pun rela mengikuti vaksinasi tersebut, meski dirinya harus melawan ketakutan lantaran fobia terhadap jarum suntik. 

Rasa ketakutannya itu diperlihatkan saat dirinya hendak disuntik. Namun, dokter yang bertugas langsung menenangkan dan mengajaknya bercanda. 

"Kalau keluhan Alhamdulillah enggak ada, tapi memang hanya saya fobia sama jarum suntik. Jadi takut saja," ujar Riski yang tersipu malu. 

Riski yang telah berhasil melawan rasa takutnya itu, mengimbau khalayak luas untuk tidak ragu dalam menjalani vaksinasi.

"Ya layaknya kita mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai ya. Karena (COVID-19) setidaknya telah berimbas dengan ekonomi dan apalagi kita mau menghadapi bulan puasa dan lebaran. Baiknya sih, kita divaksin gitu supaya tidak ada lagi pandemi. Agar ekonomi berjalan dan aktivitas juga kembali normal," imbaunya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Kota Tangsel Enji Sepraliana menuturkan pelaksanaan vaksin tahap kedua ini tidak ada bedanya dengan prosedur sebelumnya. 

Setidaknya, pihaknya melibatkan sebanyak 12 tenaga kesehatan dalam proses vaksinasi tersebut.

"Untuk RSU Tangsel, kami fasilitasi untuk kalangan wartawan, tenaga pendidik, dan nakes yang baru bisa menjalani vaksinasi," singkatnya. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill