Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Vaksinasi massal COVID-19 tahap dua untuk para pedagang di pasar Kota Tangerang dimulai pada Senin (1/3/2021).
Vaksinasi dilakukan di dua tempat, yakni di Pasar Malabar dan GOR Tangerang yang dimulai sekitar pukul 08.00 dan masih berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB.
Kriteria pedagang yang akan mendapatkan vaksin perdana pun telah ditentukan oleh PD Pasar Kota Tangerang. Setelah sebelumnya dilakukan verifikasi termasuk pemeriksaan riwayat kesehatan.

"Sasaran hari ini yang divaksin sekitar 700 peserta dari pedagang Pasar Anyar dan Pasar Grenden," ujar Liza Puspadewi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang.
Pedagang pasar yang terdaftar untuk di vaksin saat ini yaitu pedagang pasar yang sudah lama menetap. Bukan pedagang yang berpindah pindah (musiman).

"Vaksinasi tahap kedua pada pedagang pasar ini dilakukan karena mereka merupakan kelompok yang rentan dengan terjadinya penularan COVID-19 dan mereka langsung kontak dengan banyak orang," tambah Liza.
Televisianingsi, salah satu petugas Dinkes Kota Tangerang menjelaskan, vaksin tidak bisa untuk orang yang memiliki tensi darah 180 keatas.

Gejala vaksin juga tergantung pada perorangan, ada yang pegal di bagian tangan, demam dan ada yang tidak merasakan gejala apapun.

"Vaksin dilakukan untuk usia 19 tahun sampai lansia," jelasnya. (RAZ/RAC)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews