Connect With Us

Pelaku Usaha di Tangerang Berharap Besar pada Vaksinasi COVID-19

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 1 Maret 2021 | 21:40

Kegiatan vaksinasi di Ballroom Novotel Tangerang, Senin (1/3/2021). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang menjadi harapan besar para pelaku usaha, dalam pemulihan ekonomi dan geliat bisnis di kota seribu industri dan jasa tersebut.

 

Direktur Tangcity Superblock Norman Eka Saputra mengapresiasi respon cepat pemerintah dalam pengadaan vaksin buatan PT Bio Farma itu. Kehadiran vaksin ini memberikan semangat dan harapan baru untuk pemulihan ekonomi Kota Tangerang di masa pandemi.

 

"Sejak kabar vaksinasi tahap kedua ini diumumkan, optimisme hadir di antara kami sebagai pelaku ekonomi. Tangcity Superblock khususnya berupaya maksimal untuk memfasilitasi pemerintah Kota Tangerang agar kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan baik," tutur Norman saat pelaksanaan vaksinasi di Ballroom Novotel Tangerang, Senin (1/3/2021).

Sebagai upaya mendukung pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19, pihak Tangcity juga turut memfasilitasi kegiatan penyuntikan vaksin tersebut.

"Teman-teman wartawan pada hari ini juga menjadi saksi sekaligus mengawal, bahwa seluruh elemen masyarakat bahu-membahu untuk saling melindungi dengan melakukan vaksinansi. Inilah ikhtiar kami dengan harapan dapat menghidupkan kembali ekonomi daerah, terutama Kota Tangerang,” kata Norman.

 

Dia menambahkan, penerapan disiplin 3M (Memakai Masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan) tetap akan dilakukan pasca vaksinasi sebagai komitmen menekan penyebaran COVID-19 secara efektif. "Seluruh langkah preventif kami pastikan tidak akan mengendur,” tukasnya.

Untuk diketahui, pemberian vaksin gratis tahap kedua ini merupakan kelanjutkan program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) setelah merampungkan periode sebelumnya untuk tenaga kesehatan.

 

Profesi-profesi yang menerima vaksin pada tahap ini diantaranya seperti pedagang pasar, guru/dosen, tokoh penyuluh agama, wakil rakyat, pejabat pemerintah, dan ASN, TNI-Polri, pegawai pariwisata, hotel, dan restoran. Selain itu juga petugas pemadam kebakaran, BPBD, BUMN, BUMD, BPJS, dan perangkat desa, petugas transportasi, atlet, serta wartawan.

 

Peserta vaksinasi Covid-19 sudah mulai berkumpul sejak pukul 08.00 WIB di Hotel Novotel Tangeang untuk disuntikkan dengan membawa KTP asli sekaligus fotokopi KTP, sebagai prasyarat menerima vaksin. Sebanyak kurang lebih 1.000 vaksin disiapkan Dinkes Kota Tangerang sesuai bagian dari program pemerintah untuk menjangkau tenaga pelayan publik.

BISNIS
Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Kamis, 18 Desember 2025 | 21:03

-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul

TANGSEL
Tampung Sampah Tangsel, Pemkot Serang Bentuk Perda Atur Mekanisme Tipping Fee

Tampung Sampah Tangsel, Pemkot Serang Bentuk Perda Atur Mekanisme Tipping Fee

Minggu, 4 Januari 2026 | 19:34

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dan Serang resmi melanjutkan kolaborasi pengelolaan sampah lintas wilayah di TPSA Cilowong, Kota Serang.

NASIONAL
Tatap 2026, Bethsaida Healthcare Perkuat Integrasi Layanan dan Teknologi Kesehatan

Tatap 2026, Bethsaida Healthcare Perkuat Integrasi Layanan dan Teknologi Kesehatan

Minggu, 4 Januari 2026 | 11:02

Memasuki tahun 2026, Bethsaida Healthcare menyiapkan berbagai upaya untuk memperkuat layanan kesehatan melalui inovasi dan pengembangan berkelanjutan dengan fokus utama diarahkan pada penguatan fasilitas, pemanfaatan teknologi

OPINI
Ribuan Botol Miras Dimusnahkan, Akar Masalah Dibiarkan

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan, Akar Masalah Dibiarkan

Senin, 5 Januari 2026 | 19:48

Namun, pertanyaan mendasarnya adalah: apakah memusnahkan ribuan botol miras cukup untuk menyelesaikan persoalan? Ataukah langkah ini justru berisiko menjadi rutinitas seremonial tahunan tanpa menyentuh akar masalah?

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill