Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com-Seorang drive ojek online (online) menjadi korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat tengah mengambil orderan makanan di Ruko Sektor 1, dekat Terminal Bus BSD, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat 12 Januari 2024.
Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi ketika korban tengah mengambil orderan di Kopi Tuku BSD. Ia memarkirkan motor di dekat toko. Namun ketika kembali, korban mendapati motor Honda Beat miliknya telah raib.
Dari video yang beredar di media sosial, korban yang mengenakan jaket ojol terlihat kebingungan ketika motornya hilang. Korban menengok ke arah sekitar seperti mencari keberadaan motornya.
Gunawan, driver ojol yang kerap mangkal di sekitar lokasi membenarkan membenarkan peristiwa pencurian itu. Menurutnya aksi pencurian di lokasi tersebut sudah terjadi lebih dari sekali.
"Ia benar, ada lagi yang kemalingan. Tidak sekali atau dua kali, hampir sebulan bisa empat kali kejadian di situ," terangnya.
Bahkan beberapa waktu lalu ada pelaku yang sempat kepergok. Namun karena pelaku membawa senjata api, tidak ada yang berani menghentikannya, sehingga berhasil kabur.
"Pelaku ada yang bawa pistol. Jad kita enggak berani ambil tindakan. Kami berharap pihak berwajib harus menangani kasus curanmor di Serpong ini, karena sudah sering kejadian. Apalagi ojol yang kemalingan, enggak bisa kerja," ucap Gunawan.
TODAY TAGAda yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
Persoalan banjir yang membayangi warga Perumahan Taman Walet, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang selama belasan tahun akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat,
IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews