Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengemudi ojek online (Ojol) dikeroyok tiga pria tak dikenal di depan Pasar Tanah Tinggi, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Minggu 12 November 2023, malam.
Korban diketahui bernama Damari, 59, warga Jurumudi, Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, mengalami luka-luka di wajah dan badan akibat pengeroyokan tersebut.
Damari menjelaskan peristiwa itu berawal ketika ia menerima orderan penumpang, sekitar pukul 18.00 WIB. Ia pun menghentikan motornya di pinggir jalan, dekat pintu masuk Pasar Tanah Tinggi.
Kemudian dari belakang, tiga pria yang berboncengan dengan satu sepeda motor mengklakson lantaran dianggap menghalangi jalan.
"Saya disuruh maju karena katanya ngalangin, saya bilang sebentar karena lagi menerima orderan," katanya saat membuat laporan di Polres Metro Tangerang.
Namun ketiga pria tersebut malah tidak terima dan emosi. Mereka pun turun dari motor dan langsung mengeroyok Damari tanpa alasan yang jelas.
"Saya dipukuli pakai kayu palet oleh tiga orang. Saya tidak bisa apa-apa. Orang-orang cuma ngeliatin tidak ada yang bantu," ujar Damian.
Penganiayaan itu berhenti beberapa saat kemudian setelah sejumlah pedagang pasar memisahkan mereka. Kemudian ketiga pelaku pergi begitu saja meninggalkan korban.
Sementara korban mengalami luka di wajah dengan kondisi bibir pecah, kening dan mata lebam, serta nyeri di bagian dada.
Atas pengeroyokan tersebut, korban ditemani sejumlah rekan ojol melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Tangerang Kota.
"Sudah laporan dan divisum. Mudah-mudahan pelaku cepat tertangkap," jelas Damian.
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGSeorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews