Connect With Us

Driver Ojol Minta Penumpang Tepuk Jok Motor, Gegara Pernah Terima Orderan Fiktif Sosok Hantu Misterius

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 19 April 2023 | 10:38

Pengemudi ojek online dari Gojek saat verifikasi muka (vermuk) untuk bisa masuk ke akun driver di kawasan Perumnas, Kota Tangerang. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com- Sebuah utas viral di media sosial Twitter terkait pengalaman mistis yang dialami seorang driver ojek online (ojol).

Dalam utas yang diunggah oleh akun @worksfess, ia bertanya terkait cerita urban salah satu gedung di Ibu Kota sembari membagikan foto yang bertuliskan pengalaman horor yang diperolehnya dari driver ojol saat memesan layanan tersebut di malam hari dengan titik jemput di Menara Saidah, Jakarta Selatan.

"emang menara saidah semengerikan itu ya? aku soalnya kadang pulang malem dan titik jemputnya emg deket dr menara itu kalo naik ojol..," demikian tulisnya dikutip, Rabu 19 April 2023.

Dalam unggahan foto tersebut, driver ojol meminta penumpangnya menepuk jok sepeda motor untuk memastikan ia benar-benar manusia atau bukan.

"Maaf mbak, mbak ini beneran kan? coba tepuk jok motor saya," kata driver ojol.

Penumpang yang kebingungan pun menuruti perintah dari driver ojol tersebut untuk menepuk jok sepeda motor.

Usai melakukan hal tersebut, driver ojol menjelaskan alasannya meminta penumpangnya menepuk jok motor lantaran pengalaman tidak mengenakkan yang pernah ia alami.

"Maaf loh mbak, saya terakhir 2 minggu yang lalu dapat penumpang fiktif, ternyata setan bukan manusia," kelas driver ojol.

Driver ojol tersebut pun mengaku dibayar menggunakan uang tunai yang tidak lama berubah menjadi daun usai mengantarkan penumpang fiktif tersebut.

"Yang saya terima daun, sampai saya off dulu beberapa hari, baru ini mulai jam malam lagi mbak, jangan tersinggung ya," ujar driver ojol.

Unggahan utas yang telah dilihat sebanya 3,1 juta penayangan dan 3.803 retweets tersebut pun menuai beragam reaksi dari warganet.

"Ojol nya juga kalau tau dekat menara saidah banyak penunggu nya yaah wajib Cashless. Masa dapat daun, untung kaga dikasi celana dalam," tulis akun @Miecrosoft.

"Knapa sih setan brani nya sama org kecil," tulis akun @Bimdi17Irawan.

"Mau malem pagi atau siang emang kek nya tempat itu hawanya anyep anyep gimana gitu, soalnya emg gue pernah lewat depan gedung nya itu mau ke stasiun cawang kaya 'ada aja bayang bayang yang lagi merhatiin dari sisi gedungnya' ntah suggest atau emg beneran ada," tulis akun @Ccookk_.

"Kasian abang ojolnya, pdhal lagi nyari rejeki halal, kenapa gk yg koruptor aja sih diganggu," tulis akun @daryasudirdjo.

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill