Connect With Us

Lari ke Kolong Jembatan Gading Serpong, Pria Diduga Terjun ke Sungai Cisadane

Yanto | Minggu, 18 Februari 2024 | 19:30

Warga melakukan pencarian pria yang diduga hanyut di Sungai Cisadane, kolong jembatan Gading Serpong, Serpong Utara, Kota Tangsel, Minggu 18 Februari 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria dilaporkan hanyut di Sungai Cisadane, di bawah jembatan Gading Serpong, Jalan Raya Kelapa Gading Utara, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangsel, Minggu 18 Februari 2024. 

Pria tersebut berinisial AK, 32, warga Rompak China, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan keterangan Juhri, Ketua RW setempat, awal kronologi peristiwa itu ketika korban bersama orang tuanya berboncengan sepeda motor. 

Saat melintas di jembatan Gading Serpong, tiba-tiba saja AK lompat dari sepeda motor. Kemudian, dia lari ke kolong jembatan.

"Ayahnya mencari ke bawah tapi AK sudah hilang, ditunggu sampai 1,5 jam tidak muncul. Entar hilang tenggelam di sungai, belum tahu," katanya.

Namun ada dugaan korban bunuh diri dengan terjun ke Sungai Cisadane. Sebab sebelum kabur, menurut keterangan ayah korban, anaknya sempat mengamuk.

"Katanya ngamuk-ngamuk, terus diajak ayahnya jalan-jalan naik motor. Tapi ini dugaan saja," ujar Juhri.

Pihak keluarga sudah melaporkan kejadian ke polsek setempat. Sementara petugas BPBD Kota Tangerang Selatan melakukan pencarian di pesisir Sungai Cisadane dengan perahu karet.

NASIONAL
Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Senin, 16 Februari 2026 | 15:50

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan di balik penangguhan penahanan Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus penganiayaan anggota Banser di Tangerang.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill