Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menerima bantuan bantuan sosial berupa dana siap pakai untuk penanganan darurat bencana dari Kementerian Sosial (Kemensos). Berdasarkan informasi, dana yang diterima mencapai mencapai Rp520 miliar.
Bantuan tersebut diserahkan saat kunjungan kerja (kunker) Komisi VIII DPR RI, Kemensos dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Puspemkot Tangsel, pada Rabu 20 Maret 2024.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menjelaskan kunker tersebut untuk melihat bagaimana berkembang ataupun pelaksanaan penyaluran bantuan sosial dan bagaimana inovasi-inovasi terkait bantuan-bantuan kebencanaan yang ada di Tangsel.
Sementara penerima bantuan yang diberikan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga diharapkan bantuan tersebut dapat tepat sasaran.
"Kami sekali lagi berharap ini tepat sasaran sesuai dengan DTKS. Bagaimana penerima saluran ini dipastikan sesuai amanat Undang-Undang adalah penerimanya sesuai dengan DTKS, dan ini setiap bulan datanya di-update terus, apa ada yang meninggal dunia, ada yang pindah sebagainya kita bisa tahu updatenya," katanya.
Sementara bantuan yang diberikan menurut Pilar berbagai macam. Baik untuk masyarakat membutuhkan, pelaku ekonomi hingga kaum disabilitas.
"Jadi ada bantuan uang dan barang untuk pelaku ekonomi, dan kaum disabilitas," kata Pilar.
Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi mengatakan kunjungan ini dalam rangka mengawasi penanggulangan bencana dan penyaluran bantuan bantuan sosial ke masyarakat di Tangsel.
"Seperti yang kita ketahui dampak El-Nino atau kekeringan masih berimbas hingga awal tahun 2024. Kita harus mempersiapkan masyarakat untuk selalu siap siaga jika terjadi bencana yang tidak kita ketahui waktu dan lokasinya," terangnya.
Sementara untuk bidang sosial, Komisi VIII DPR RI telah menyetujui alokasi belanja bansos Program Keluarga Harapan (PKH) untuk tahun 2024 dengan anggaran 28,7 triliun bagi 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Selain itu, untuk belanja bansos sembako sebesar Rp45,1 triliun untuk 18,8 juta KPM.
"Juga bantuan untuk lainnya untuk disabilitas, lansia, dan sebagainya. Tujuannya agar seluruh warga negara baik perorangan maupun kelompok yang mengalami kerawanan sosial dapat tetap hidup secara wajar, itulah komitmen dan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat," ucapnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos RI Robben Rico mengatakan pihaknya menyiapkan bantuan kepada masyarakat, termasuk di Tangsel, hal ini agar dimanfaatkan sebaik mungkin supaya tepat sasaran.
"Saya titip Pak kadis (kepala dinas) sebagai pilar sosial untuk bisa memanfaatkannya bagi masyarakat, untuk pengentasan kemiskinan. Kemensos sangat siap membantu untuk Dinsos di Tangsel baik di bidang buffer stock, kemudian tim pelatihan terkait Tagana dan kawan-kawannya," tutupnya.
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGMenyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) tidak hanya mempercantik kawasan terminal dengan ribuan ornamen merah putih, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivasi interaktif
Sedang mencari destinasi liburan keluarga yang seru, edukatif dan penuh warna? Mal Ciputra Tangerang kembali menghadirkan event tematik menarik bertajuk "Under The Sea" yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 6 September 2026
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews