Warga Keranggan Tangsel Kekeringan, Pemkot Salurkan 4.000 Liter Air Bersih
Kamis, 9 Juli 2026 | 16:11
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah warga dan mahasiswa sepakat berdamai, pasca insiden dugaan pembubaran ibadah yang terjadi di indekost Kampung Poncol, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Perdamaian itu dilakukan di Rumah Dinas Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dengan dihadiri perwakilan warga Poncol, mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) dan Organisasi Persaudaraan Timur Raya (PETIR), Selasa 14 Mei 2024.
Benyamin mengatakan pertemuan ini dilakukan untuk mendamaikan kedua belah pihak agar di Kota Tangsel tidak ada lagi peristiwa yang dapat memecah belah kerukunan umat beragama.
"Inti dari pertemuan ini adalah saling memaafkan dan memberikan maaf soal perselisihan salah paham pada waktu itu," ujarnya.
Selanjutnya, ia mendorong media agar dapat menyebarkan informasi tentang kerukunan beragama di Kota Tangsel yang bisa melibatkan semua pihak.
"Kedepannya saya juga akan lebih melakukan pembinaan kepada RT maupun RW di Tangsel, mengenai kebangsaan dan kebhinekaan untuk beragama dan bernegara," jelas Benyamin.
Perdamaian ini mendapat apresiasi dari Alo Flores Lio dan H Ghazali Bima, Pencetus dan Ketua Penasehat PETIR. Mereka berharap semua pihak sebagai sesama anak bangsa menjauhkan sifat intoleransi dan perbedaan keyakinan, demi menjaga Bhinneka Tunggal Ika.
"Pokoknya jauhkan sifat intoleransi dan jauhkan perbedaan antara kita. Kita ini berpedoman Bhinneka Tunggal Ika dan jantung kita Pancasila," imbuhnya.
Cuaca panas ekstrem yang terjadi wilayah Kota Tangserang Selatan (Tangsel) dan sekitarnya, mulai mengakibatkan kekeringan.
TODAY TAGDirektur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin akhirnya padam, setelah petugas pemadam berjibaku memadamkan api selama 10 hari sejak Selasa 30 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews