Connect With Us

Pos Polisi Graha Raya Tangsel Ludes Terbakar Diduga Gegara Korsleting Listrik

Yanto | Rabu, 24 Juli 2024 | 11:03

Pos Polisi Graha Raya di Jalan Graha Bunga, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, kebakaran, Selasa 23 Juli 2024, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pos Polisi Graha Raya ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik di Jalan Graha Bunga, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel.

Komandan Peleton (Danton) Dinas Pemadam Kebakaran Tangsel Nurrudin mengatakan kebakaran pos polisi yang juga jadi markas wartawan tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa 23 Juli 2024, malam.

“Ya, tadi malam. Diduga akibat korsleting listrik, kita menerjunkan 5 mobil damkar, 1 unit mobil rescue,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu 24 Juli 2024.

Dengan adanya laporan tersebut, pihaknya langsung terjun ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah yang melalap dua bangunan yang berdempetan tersebut.

“Untuk personel ada 30 anggota. Alhamdulillah tidak ada kesulitan. Kurang lebih 1 jam kita berhasil padamkan,” katanya.

Kapolsek Pondok Aren Polres Tangsel Kompol Bambang Askar Sodiq menambahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran pos polisi tersebut.

"Dugaan sementara karena korsleting listrik, olah TKP dari Puslabfor Mabes POLRI nanti yang akan menyimpulkan secara scientific crime investigation (SCI) hasilnya terkait penyebab terjadinya kebakaran," imbuhnya.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill