Connect With Us

Siswa Luka Dilempar Gunting oleh Oknum Guru di Tangsel, Langsung Dilaporkan ke Polisi

Yanto | Minggu, 1 September 2024 | 20:21

Ilustrasi penganiayaan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Oknum guru salah satu SMA negeri di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel) diduga melakukan kekerasan kepada muridnya dengan cara lempar gunting.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada 27 Agustus 2024, lalu. Hal itu membuat orang tua korban geram hingga berujung pelaporan ke polisi.

Berdasarkan keterangan korban, pelemparan gunting dilakukan saat kegiatan belajar sedang berlangsung di kelas 12. Awalnya oknum guru mata pelajaran Biologi itu memberi pertanyaan kepada murid.

"Tapi karena tidak ada yang bisa menjawab, dia seperti marah dan akhirnya melempar gunting," kata mawar, nama samaran.

Menurut Mawar, temannya sempat menghindar dari lemparan hingga akhirnya gunting tersebut mengenainya.

"Guntingnya kena kaki dan jatuh ke belakang. Sampai sekarang kaki saya masih luka berdarah," ujarnya.

Orang tua korban, IM menegasakan seharusnya guru memberikan rasa nyaman dan perlindungan kepada semua siswa saat berada di sekolah, bahkan saat di luar sekolah sekalipun.

"Ini brutal sekali, ada oknum guru melempar muridnya pakai gunting sampai berdarah-darah," tegas IM dengan emosi.

Menurutnya setelah peristiwa pelemparan gunting terjadi, pihak keluarga korban sudah mencoba meminta penjelasan kepada pihak sekolah namun tidak ada jawaban.

"Apa yang sudah dilakukan oleh oknum guru ini sudah sangat keterlaluan dan terkesan ada pembiaran dari pihak sekolah. Jadi, kami menyerahkan persoalan ini kepada Kepolisian untuk mengusut tuntas aksi kekerasan yang terjadi di sekolah," tegas IM.

TANGSEL
Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Senin, 20 Juli 2026 | 19:30

Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, arah Jakarta, pada Senin 20 Juli 2026, pagi.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill