Diikuti 2.000 Warga Baduy, Ini Rangkaian Seba Baduy 2026
Jumat, 24 April 2026 | 21:43
Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.
TANGERANGNEWS.com-Proyek pembangunan turap Kali Ciater Hilir Segmen Serpong Park - Laverde sepanjang 1 Kilometer di Tangerang Selatan ditarget selesai tahun 2024.
Pembangunan kali ini untuk mencegah banjir akibat luapan air kali yang masuk ke pemukiman warga.
"Pembangunan turap ini program lanjutan pada tahun lalu. Progresnya sudah 60 persen. Kita masih punya waktu 3 bulan, semoga bisa selesai sampai akhir tahun," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pilar Saga Ichsan saat meninjau lokasi, Rabu 11 September 2024.
Menurutnya, berbagai pembangunan infratruktur sudah dilakukan oleh Pemkot Tangsel, untuk menangani masalah banjir yang sering terjadi di beberapa wilayah tersebut.
Pilar menyakini dalam pembangunan infrastruktur tersebut bisa mengurangi debit air yang tinggi.
"Untuk yang di Serpong Park panjang turap kurang lebih 1 kilometer ya, untuk tingginya tentu variasi beda-beda, bisa 5 sampai 6 meter dari fondasi. Yang pasti semuanya sudah diperhitungkan agar air tidak masuk ke wilayah permukiman," jelas Pilar.
Sedangkan material turap menggunakan beton bertulang yang dinilai lebih efektif menahan air. Tentunya masyarakat bisa merasakan dampak positifnya.
"Mudah-mudahan ini bisa menangani banjir, bisa bermanfaat bagi masyarakat dan mudah-mudahan program ini kekejar targetnya," tegas Pilar.
Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Persita Tangerang kembali menelan hasil buruk usai kalah 0-1 dari Bali United dalam lanjutan pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kamis, 23 April 2026.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews