Mudahkan Pengguna Mobil Listrik, SPKLU Center XDN Cipondoh Punya 12 Slot Charging
Sabtu, 26 September 2026 | 10:11
Kebutuhan fasilitas pengisian kendaraan listrik di Kota Tangerang terus bertambah seiring meningkatnya penggunaan mobil listrik.
TANGERANGNEWS.com-Proyek pembangunan turap Kali Ciater Hilir Segmen Serpong Park - Laverde sepanjang 1 Kilometer di Tangerang Selatan ditarget selesai tahun 2024.
Pembangunan kali ini untuk mencegah banjir akibat luapan air kali yang masuk ke pemukiman warga.
"Pembangunan turap ini program lanjutan pada tahun lalu. Progresnya sudah 60 persen. Kita masih punya waktu 3 bulan, semoga bisa selesai sampai akhir tahun," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pilar Saga Ichsan saat meninjau lokasi, Rabu 11 September 2024.
Menurutnya, berbagai pembangunan infratruktur sudah dilakukan oleh Pemkot Tangsel, untuk menangani masalah banjir yang sering terjadi di beberapa wilayah tersebut.
Pilar menyakini dalam pembangunan infrastruktur tersebut bisa mengurangi debit air yang tinggi.
"Untuk yang di Serpong Park panjang turap kurang lebih 1 kilometer ya, untuk tingginya tentu variasi beda-beda, bisa 5 sampai 6 meter dari fondasi. Yang pasti semuanya sudah diperhitungkan agar air tidak masuk ke wilayah permukiman," jelas Pilar.
Sedangkan material turap menggunakan beton bertulang yang dinilai lebih efektif menahan air. Tentunya masyarakat bisa merasakan dampak positifnya.
"Mudah-mudahan ini bisa menangani banjir, bisa bermanfaat bagi masyarakat dan mudah-mudahan program ini kekejar targetnya," tegas Pilar.
Kebutuhan fasilitas pengisian kendaraan listrik di Kota Tangerang terus bertambah seiring meningkatnya penggunaan mobil listrik.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan mempertemukan pelanggan dan jajaran PLN dalam Customer Partnership Forum 2026 di Lebak, Jumat 25 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews