Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Proyek pembangunan turap Kali Ciater Hilir Segmen Serpong Park - Laverde sepanjang 1 Kilometer di Tangerang Selatan ditarget selesai tahun 2024.
Pembangunan kali ini untuk mencegah banjir akibat luapan air kali yang masuk ke pemukiman warga.
"Pembangunan turap ini program lanjutan pada tahun lalu. Progresnya sudah 60 persen. Kita masih punya waktu 3 bulan, semoga bisa selesai sampai akhir tahun," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pilar Saga Ichsan saat meninjau lokasi, Rabu 11 September 2024.
Menurutnya, berbagai pembangunan infratruktur sudah dilakukan oleh Pemkot Tangsel, untuk menangani masalah banjir yang sering terjadi di beberapa wilayah tersebut.
Pilar menyakini dalam pembangunan infrastruktur tersebut bisa mengurangi debit air yang tinggi.
"Untuk yang di Serpong Park panjang turap kurang lebih 1 kilometer ya, untuk tingginya tentu variasi beda-beda, bisa 5 sampai 6 meter dari fondasi. Yang pasti semuanya sudah diperhitungkan agar air tidak masuk ke wilayah permukiman," jelas Pilar.
Sedangkan material turap menggunakan beton bertulang yang dinilai lebih efektif menahan air. Tentunya masyarakat bisa merasakan dampak positifnya.
"Mudah-mudahan ini bisa menangani banjir, bisa bermanfaat bagi masyarakat dan mudah-mudahan program ini kekejar targetnya," tegas Pilar.
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.
Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews