Connect With Us

Banjir Setinggi 1 Meter Rendam Pemukiman di Panunggangan Tangerang, 150 KK Terdampak

Yanto | Sabtu, 25 Mei 2024 | 19:40

Pemukiman warga di Kelurahan Panunggangan Barat, kecamatan Cibodas, Kota Tangerang terendam banjir mencapai 1 meter, Sabtu 25 Mei 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Akibat luapan Sungai Cisadane, pemukiman warga di Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang terendam banjir mencapai 1 meter, Sabtu 25 Mei 2024.

Komandan Regu UPT Cibodas, Zaki membenarkan telah terjadi luapan air sungai Cisadane yang membuat warga kelurahan Panunggangan Barat kebanjiran.

Ada sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir tersebut yakni RT03/01 dengan total 120 KK, sedangkan RT04/01 sekitar 30 KK yang terdampak.

"Pada pukul 06.30 WIB, UPT Cibodas mendapatkan laporan dari seorang warga, di Panunggangan Barat terjadi banjir dengan setinggi 1 meter, lalu petugas menuju lokasi dengan menerjunkan 10 personel untuk melakukan pengecekkan saluran air," ujarnya.

Lalu, saat dilakukan pengecekan terdapat rembesan air yang diduga berasal dari Sungai Cisadane, mengakibatkan pemukiman warga terendam.

"Sekitar pukul 12.00 WIB, banjir mulai surut dan saat ini di lokasi warga sudah beraktivitas lagi seperti biasa," jelas Zaki.

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill