Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang
Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TANGERANGNEWS.com-Banjir masih merendam Kompleks Perumahan Grand Harmoni II Balaraja, Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Selasa 30 April 2024.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang Agun Guntara menjelaskan banjir di RT 12/05 perumahan tersebut, sampai dengan pukul 14.00 WIB masing setinggi 20 sampai 150 sentimeter.
"Kita sudah terjunkan batuan berupa tiga unit perahu karet dari Pos Balaraja, 1 unit PMI, 1 unit dari Desa Bunar, 1 unit tenda pleton. Untuk logistik juga sudah sudah disalurkan," ujarnya.
Diketahui, banjir di perumahan bersubsidi tersebut terjadi sejak Minggu 28 April 2024, malam. Hujan deras ditambah ditambah jebolnya tanggul Kali Ciamanceuri mengakibatkan air meluap ke pemukiman warga.
Adapun jumlah warga yang terdampak banjir sekitar 129 kepala keluarga (KK) atau sekitar 542 jiwa. Sebagian besar warga langsung mengungsi dan mengevakuasi barang berharga mereka.
"Penyebab banjir ini adalah karena adanya tanggul yang jebol dan juga curah hujan cukup tinggi, sehingga air meluap ke permukiman," kata Pj Bupati Tangerang Andi Ony meninjau lokasi banjir, Senin 29 April 2024.
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TODAY TAGTelkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%
Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.
Pekerja yang belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran 2026 dapat melaporkannya melalui posko pengaduan yang disediakan pemerintah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews