Connect With Us

Banjir di Perumahan Grand Harmoni II Balaraja Gegara Tanggul Jebol, 542 Jiwa Terdampak

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 30 April 2024 | 17:16

Pj Bupati Tangerang Andi Ony meninjau lokasi banjir di Perumahan Grand Harmoni II Balaraja, Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Senin 29 April 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda Kompleks Perumahan Grand Harmoni II Balaraja, Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang disebabkan tanggul yang dibangun pengembang jebol.

Hal itu terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Minggu 28 April 2024, malam. Akibatnya air dari Kali Cimanceuri meluap ke pemukiman warga.

"Penyebab banjir ini adalah karena adanya tanggul yang jebol dan juga curah hujan cukup tinggi, sehingga air meluap ke permukiman masyarakat sekitar," kata Pj Bupati Tangerang Andi Ony meninjau lokasi banjir, Senin 29 April 2024.

Ketinggian air di lokasi bervariasi hingga yang tertinggi mencapai 1 meter.

Pemkab Tangerang terus berupaya memberikan bantuan terhadap masyarakat berdampak mulai dari menyediakan dapur umum, pemberian bantuan logistik dan pembuatan tenda penampungan sementara warga terdampak.

Terkait tanggul jebol, pihak Bina Marga telah menerjunkan alat berat dan terus memaksimalkan 4 unit pompa, untuk menyedot air yang masih menggenangi lokasi perumahan.

"Diharapkan bisa cepat surut segera mungkin," ujar Andi.

Sementara itu, Camat Sukamulya Asep Nurman Jaenudin menjelaskan banjir di Perum Grand Harmoni 2 Balaraja paling parah melanda lokasi di Blok N, M dan O. Jumlah warga yang terdampak sekitar 129 kepala keluarga (KK) atau sekitar 542 jiwa.

"Kami sudah melakukan penanganan, pembuatan posko darurat, pembuatan dapur umum, pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas Sukamulya, dan juga evakuasi warga serta barang-barang berharga," jelas Asep.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill