Ritual Usir Jin Jadi Kedok Guru Ngaji di Tangerang Rudapaksa 4 Murid Perempuan
Senin, 27 April 2026 | 21:01
Kedok aksi bejat guru ngaji berinisial AK, 33, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, akhirnya terbongkar.
TANGERANGNEWS.com – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang terus mengupayakan penanganan banjir. Baik yang menjadi kewengan Pemerintah Kota Tangerang maupun kewenangan pemerintah pusat. Salah satunya yang menjadi kewenangan pemerintah pusat yaitu Kali Angke.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono mencatat di daerah aliran sungai Kali Angke masih ada yang belum dibangun turap sepanjang 4.200 meter atau 17,2 persen. Sedangkan yang sudah dibangun turap sepanjang 20.175 meter atau 82,8 persen.
Diakui Ruta, persoalan banjir di daerah aliran sungai Kali Angke selain pembangunan turap yang belum tuntas secara keseluruhan oleh pemerintah pusat, juga diakibatkan tingginya debit air. Sehingga aliran air meluap dan mengakibatkan banjir dan genangan.
"Luapan masih terjadi walau sudah diturap. Namun, debit over kapasitas dan masih mengakibatkan banjir atau genangan di daerah sekitar," kata Ruta.
Menurutnya, penanganan banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Angke membutuhkan tindakan maupun sinergi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR dengan menjalankan strategi pengendalian.
Ruta membeberkan, permasalahan di Kali Angke disebabkan oleh adanya limpasan aliran sungai, sehingga memerlukan peninggian turap di sejumlah titik.
"Selain melanjutkan penurapan, perlu juga dipertimbangkan untuk meninggikan turap yang ada, karena setiap kali hujan besar terkesan Kali Angke tidak bisa menampung debit air sehingga sering limpas," katanya.
Dia berharap, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dapat segera menyelesaikan persoalan banjir dan genangan di DAS Kali Angke sesuai kewenangannya dalam pengelolaan sungai. "Mudah-mudahan bisa segera terselesaikan," pungkasnya.
Dalam penanganan banjir, Dinas PUPR Kota Tangerang hingga saat ini sudah membangun 443 turap dengan total luas 54,972 kilometer. Drainase sebanyak 2.328 dengan panjang total 1.284 kilometer serta 169 lokasi pusat pengendali banjir.
Kedok aksi bejat guru ngaji berinisial AK, 33, di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, akhirnya terbongkar.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews