Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Kedisiplinan dan budaya kerja yang baik menjadi hal prioritas yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Tangerang.
Guna memastikan hal tersebut berjalan dengan baik, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melakukan inspeksi mendadak di kantor UPT Jalan dan Tata Air Wilayah Timur Dinas PUPR Kota Tangerang.
Arief justru menemukan ketidakdisiplinan dari pegawai UPT yang bertanggung jawab atas perbaikan jalan lingkungan dan drainase di lima kecamatan tersebut. Arief pun berang. Ia mencak-mencak, dan menegur para pegawai tersebut.
"Mana coba lihat absen pegawainya, kok bisa sampe enggak absen itu gimana?" tanya Arief kepada pegawai kantor yang berlokasi di Cipondoh, Kota Tangerang, Selasa, 1 November 2022.
Baca juga: Kinerja Pegawai Terpantau Pusat, Wali Kota Tangerang Minta E-Kinerja Tersinkronisasi
Arief juga menyoroti buruknya sistem manajemen stok barang dan bahan yang dipergunakan dalam proses perbaikan jalan maupun drainase di wilayah kerja UPT tersebut.
"Harusnya kan barang yang pertama masuk, itu yang pertama dikeluarkan. Kalau sistemnya seperti ini gimana bisa tahu alur barang keluar masuknya gimana," tegasnya.
Arief meminta agar jajaran ASN yang bertanggung jawab terhadap pelayanan di masyarakat dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat dengan disiplin yang tinggi.
"Ini kalau tidak diperbaiki sistemnya, lebih baik tutup saja kantornya," pungkasnya.
TODAY TAGAksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews