Connect With Us

Tenaga Honorer Dihapus, Forum THL Kota Tangerang Minta Diprioritaskan Ikut Seleksi PPPK & CPNS

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 5 Juni 2022 | 17:52

Ketua Umum Forum K2 dan Tenaga Harian Lepas (THL) Kota Tangerang San Rodi. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum Forum K2 dan Tenaga Harian Lepas (THL) Kota Tangerang San Rodi mengaku, para pegawai non-aparatur sipil negara (non-ASN) di Kota Tangerang khawatir begitu mengetahui keputusan pemerintah yang menghapus tenaga honorer pada 2023. 

"Ya, teman-teman Pegawai Non ASN Kota Tangerang merasa gundah mendengar adanya penghapusan pegawai non-ASN di lingkup Pemerintah Kota Tangerang, dan tentunya kalau ini terjadi maka akan terjadi pengangguran terbesar," ujar San Rodi kepada TangerangNews, Minggu 5 Juni 2022.

San Rodi mengungkapkan, bahwa pegawai non-ASN di lingkup Pemerintah Kota Tangerang terutama berstatus sebagai K2 dan THL berjumlah 8.392 orang. 

San Rodi merasa yakin bahwa kebijakan penghapusan tenaga non-ASN hanya untuk pegawai yang berstatus honorer, bukan K2 dan THL.

Namun, pihaknya juga ingin mendapatkan kepastian dan kejelasan, serta meminta agar pemerintah mengkaji ulang keputusan penghapusan tenaga honorer.

"Kami Forum K2-THL Kota Tangerang akan terus mengawal teman-teman honorer, serta mengakomodir karena memang perlu sama-sama kita diperhatikan. Jika memang dihapus, bayangkan akan menambah berapa banyak pengangguran," ungkap pria yang kerap disapa Kucay Doang.

Kucay menambahkan, pihaknya justru meminta agar Pemerintah dapat memprioritaskan pegawai non-ASN dalam seleksi Computer Assisted Test (CAT), dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Kami akan tetap kawal Surat Edaran Kementerian PAN RB dalam seleksi CPNS dan PPPK secara terbuka, dan meminta memperhatikan mengambil dari pegawai non-ASN yang memang sudah mengabdi kepada pemerintah," pungkasnya.

 

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill