Connect With Us

3 Desa di Kabupaten Tangerang Terendam Banjir Sampai 1 Meter, 5 Ribu Warga Terdampak

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 17 Februari 2024 | 20:03

Petugas BPBD mengevakuasi sejumlah warga yang kebanjiran di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Sabtu 17 Februari 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Banjir melanda tiga desa di dua kecamatan Kabupaten Tangerang hingga sekitar 5.413 jiwa terdampak. Curah hujan yang tinggi dan meluapnya sungai menjadi pemicu utama banjir tersebut, Sabtu 17 Februari 2024.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat menjelaskan tiga desa yang kebanjiran itu berada di Desa Tanjung Burung, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga dengan jumlah 5.213 jiwa. Kemudian di Desa Keramat, Kecamatan Pakuhaji sebanyak 200 jiwa.

Hal ini terjadi karena hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang sejak Jumat 16 Februari 2024 kemarin, hingga mengakibatkan meluapnya aliran Sungai Cisadane.

"Banjir ini memang dari air sungai yang meluap hingga ke pemukiman warga. Total yang terdampak ada 5.413 jiwa," katanya.

Adapun dari ribuan jiwa terdampak banjir itu berasal dari 19 RT. Ketinggian air mencapai 20 sentimeter sampai 1 meter. 

Akibat banjir ini, sebagian warga terpaksa harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

"Air naik sejak subuh. Ada sekitar 22 warga yang kita evakuasi ke tempat lebih aman, karena mereka masuk warga yang rentan seperti lansia dan anak-anak," jelas Ujat.

Sementara untuk situasi saat ini, air mulai surut. Namun sebagian warga masih memilih bertahan di rumah masing-masing.

Dalam upaya penanganan bencana tersebut, BPBD telah membuka beberapa posko pengungsian bagi warga terdampak.

Selain itu juga menyalurkan sejumlah bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan para korban.

"Bantuan logistik dan peralatan evakuasi sudah kita salurkan. Begitu juga kita bangun dapur untuk memenuhi kebutuhan para korban," papar Ujat.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40

Aksi penggelapan sepeda motor bermodus gadai terjadi di Ciledug, Kota Tangerang. Satu unit Yamaha NMAX milik korban, Edy Maulana, sempat berpindah tangan hingga ke wilayah pesisir Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill