PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat
Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TANGERANGNEWS.com-Pengemudi taksi online inisial S, 51, menabrak hingga melindas bocah 3 tahun di Cipayung, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolres Tangsel AKBP Victor D. H. Inkriwang mengatakan, sopir telah diamankan setelah menabrak korban berinisial IKA di Jalan RE. Martadinata, Kelurahan Cipayung, Selasa, 10 September 2024, pukul 17.00 WIB.
Akibat kecelakaan tersebut korban mengalami luka di kepala. Sementara
"Sopir ditetapkan menjadi tersangka di Polres Tangerang Selatan sejak tanggal 17 September 2024," ujarnya, Minggu 22 September 2024.
Viktor mengatakan proses pemeriksaan sudah dilakukan dengan menerapkan scientific crime investigation
Pihaknya melibatkan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Kami juga melibatkan ahli pidana juga dari DLLAJ dari Dishub. Jadi, masih proses penyidikan, karena kami melibatkan tiga ahli, kami sangat menerapkan prinsip kehati-hatian dalam proses ini," katanya.
Sementara itu, Kanit Lakalantas Polres Tangsel IPDA Marulloh menjelaskan terkait kondisi korban, sampai saat ini sudah mulai membaik. Pihak kepolisian terus memastikan korban mendapat perawatan terbaik di rumah sakit.
"Alhamdulillah pada waktu kemarin kami menjenguk korban dalam kondisi membaik, mohon doa semoga korban lekas sembuh dan bisa bermain lagi. Pihak kepolisian melalui Kanit Lakalantas akan terus memantau kondisi korban di rumah sakit," imbuhnya.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
TODAY TAGCristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews