Connect With Us

Gegara Sangkar Burung Nyangkut, Bocah 3 Tahun Tewas Terlindas Truk Pasir di Pakuhaji Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 25 Agustus 2024 | 21:57

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Scoopy dan dumptruk akibat sangkar burung di Jalan Raya Pakuhaji, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu, 24 Agustus 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Arjuna Ghuanteng, 3, bocah asal Perum Rajeg Gardenia, Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, tewas terlindas truk, Sabtu 24 Agustus 2024.

Kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Pakuhaji, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, tepatnya dekat TB Sinar Jaya Bangunan.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi A-3979-ZG yang dikendarai ayah korban, Ilman Sadewa, 31, dengan dump truk bernomor polisi B-9054-NYV yang dikemudikan Mohammad Hilman, 37, sopir asal Parung Panjang Bogor, Jawa Barat.

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Aryono menjelaskan insiden terjadi sekitar pukul 07.40 WIB.

Kronologis peristiwa tersebut bermula saat Ilman Sadewa berboncengan puteranya, Arjuna Ghuanteng, sambil membawa sangkar burung melaju dari arah Pakuhaji menuju arah Sepatan.

Selanjutnya, saat Ilman ingin mendahului kendaraan tak dikenal yang berjalan di depannya, ia tidak memiliki ruang gerak yang cukup.

“Sehingga sangkar burung yang dibawanya membentur bodi kanan belakang kendaraan tak dikenal,” katanya, Minggu 25 Agustus 2024.

Nahasnya, sepeda motor yang dikendarai Ilman oleng ke kanan dan menabrak bemper sebelah kanan truk pasir dari arah sebaliknya. Akibatnya, Arjuna jatuh dan terlindas hingga meninggal dunia di TKP.

“Anak yang dibonceng meninggal dunia di TKP. Sopir tidak melarikan diri dan sudah diamankan berikut kendaraan yang terlibat kecelakaan,"kata Aryono.

TANGSEL
5.000 Siswa Tangsel Disiapkan Bantuan Rp1,8 Juta Jika Tak Lolos SMP Negeri

5.000 Siswa Tangsel Disiapkan Bantuan Rp1,8 Juta Jika Tak Lolos SMP Negeri

Kamis, 4 Juni 2026 | 10:14

Siswa yang gagal masuk SMP negeri di Tangerang Selatan (Tangsel) masih berpeluang melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan skema bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.

HIBURAN
Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Selasa, 2 Juni 2026 | 11:08

Di tengah menjamurnya menu modern, Hotel Santika Premiere ICE BSD City menghadirkan kuliner tradisional Mangut Ikan Kakap sebagai menu spesial yang terinspirasi dari masakan khas pesisir Jawa Tengah dan Yogyakarta.

NASIONAL
Kejagung Ungkap Dadan Cs Raup Untung Miliaran dari Markup Pengadaan Program MBG

Kejagung Ungkap Dadan Cs Raup Untung Miliaran dari Markup Pengadaan Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 | 10:01

Kejaksaan Agung mengungkap sejumlah temuan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan wakil kepala BGN

AYO! TANGERANG CERDAS
SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill