Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengendara motor berinisial BH, 31, tewas mengenaskan akibat terlindas truk di Jalan Raya Pasar Kemis, tepatnya depan proyek Suvarna Sutera, Desa Sindang Panongan, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Selasa 23 Juli 2024.
Nurul, pengendara yang melintas mengatakan awalnya korban mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol A-3219-IH dari arah Pasar Kemis menuju Rajeg. Sesampainya di lokasi, diduga korban ditabrak truk yang langsung melarikan diri.
"Kemungkinan korban tabrak lari," ujarnya.
Kanit Laka Lantas Polresta Tangerang Ipda Sofiudin membenarkan terkait peristiwa kecelakaan tersebut. Namun, pengendara truk Isuzu nopol B-9703-SYN berinisial E langsung menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat.
"Pengemudi melarikan diri diduga takut diamuk massa, tapi langsung menyerahkan diri ke kantor polisi," jelasnya.
Sofi menambahkan korban langsung dievakuasi ke RSUD Tobat Balaraja dan dilakukan visum untuk penyelidikan lebih lanjut.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGBagi masyarakat pesisir Desa Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang, deru angin laut dan pasang air bukan sekadar pemandangan, melainkan ancaman harian.
Adidas Adizero Evo SL dikenal sebagai salah satu varian terbaik dari lini Adizero yang dirancang khusus untuk pelari yang mengejar kecepatan. Sepatu ini hadir dengan teknologi modern seperti midsole Lightstrike Pro
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews