Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Proyek perbaikan jembatan di Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, dikeluhkan pengendara lantaran menutup akses jalan, Senin 14 Oktober 2024.
Sebab, penutupkan jembatan tersebut berdampak pada kemacetan lalu lintas di lokasi.
Proyek ini dikelola oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan, dengan target penyelesaian sebelum akhir tahun 2024.
Dari pantauan langsung Tangerangnews di lokasi, kendaraan bermotor terlihat padat merayap di sekitar lokasi proyek Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel ini.
Seorang pengemudi ojek online (ojol), Hermawan mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya selama pembangunan jembatan berlangsung.
"Kadang kalau saya ambil orderan melewati arah Pondok Jaya, putar baliknya lagi jauh banget, karena jembatannya ditutup jadi tidak lewat," ujarnya.

Ia juga menyebutkan pengerjaan proyek di pagi hari semakin menyulitkan arus lalu lintas.
"Pagi-pagi parahnya kita sering harus puter balik doang. Apalagi kalau motor, harus ganti-gantian lewat jalan sempit," tuturnya.
Proyek ini dikabarkan menghabiskan anggaran sekita Rp700 juta dengan target selesai akhir tahun 2024.
Meskipun pembangunan jembatan tersebut diperlukan untuk peningkatan infrastruktur, masyarakat berharap proses pengerjaan bisa lebih efisien dan dampaknya terhadap lalu lintas dapat diminimalisir.
"Dinas terkait diharapkan dapat segera menyelesaikan proyek ini sesuai jadwal, agar warga sekitar termasuk pengemudi ojol, tidak kesulitan tiap lewat sini," tukas Hermawan.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Trader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews