Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Proyek perbaikan jembatan di Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, dikeluhkan pengendara lantaran menutup akses jalan, Senin 14 Oktober 2024.
Sebab, penutupkan jembatan tersebut berdampak pada kemacetan lalu lintas di lokasi.
Proyek ini dikelola oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan, dengan target penyelesaian sebelum akhir tahun 2024.
Dari pantauan langsung Tangerangnews di lokasi, kendaraan bermotor terlihat padat merayap di sekitar lokasi proyek Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel ini.
Seorang pengemudi ojek online (ojol), Hermawan mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya selama pembangunan jembatan berlangsung.
"Kadang kalau saya ambil orderan melewati arah Pondok Jaya, putar baliknya lagi jauh banget, karena jembatannya ditutup jadi tidak lewat," ujarnya.

Ia juga menyebutkan pengerjaan proyek di pagi hari semakin menyulitkan arus lalu lintas.
"Pagi-pagi parahnya kita sering harus puter balik doang. Apalagi kalau motor, harus ganti-gantian lewat jalan sempit," tuturnya.
Proyek ini dikabarkan menghabiskan anggaran sekita Rp700 juta dengan target selesai akhir tahun 2024.
Meskipun pembangunan jembatan tersebut diperlukan untuk peningkatan infrastruktur, masyarakat berharap proses pengerjaan bisa lebih efisien dan dampaknya terhadap lalu lintas dapat diminimalisir.
"Dinas terkait diharapkan dapat segera menyelesaikan proyek ini sesuai jadwal, agar warga sekitar termasuk pengemudi ojol, tidak kesulitan tiap lewat sini," tukas Hermawan.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
Sejumlah guru yang berasal dari Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tangerang menyampaikan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, perihal kesejahteraan serta ketidakjelasan status kerja guru madrasah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews