Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Seorang mahasiswi Universitas Pamulang (Unpam) tewas akibat tertimpa muatan truk di Jembatan Keranggan-Cisauk, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 19 Oktober 2024, sekitar pukul 15.10 WIB.
Berdasarkan keterangan di lokasi, kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan yakni satu motor dua mobil.
Kecelakaan dipicu truk Nopol B-9641-FDC yang membawa sebuah mesin berat diduga hilang kendali. Lalu, truk oleng dan menabrak pembatas jalan hingga terguling.
"Truk itu bawa muatan seperti mesin bubut. Saat terguling, mesin terlempar dan menimpa pengendara sepeda motor yang hendak menyalip dari arah belakang. Mesin itu juga mengenai truk molen," kata Chandra, pengemudi motor yang lewat.
Akibat kecelakaan itu korban yang mengendari sepeda motor Honda Beat dengan nopol B-4539-NBT tewas di tempat.
Kanit Laka Lantas Polres Tangsel IPDA Marulloh saat dikonfirmasi, masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan lalulintas yang menyebabkan pengendara sepeda motor meninggal dunia. Pihaknya juga tengah menyelidiki identitas korban.
"Kasusnya masih kami lakukan penyelidikan dulu. Untuk korban sudah dibawa ke RSUD Kabupaten dan mobil yang terlibat kecelakaan sudah dibawa ke Polres Tangsel," imbuhnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGSebagai pintu gerbang utama negara dengan mobilitas penumpang yang sangat padat, Bandara Soetta siap memanjakan para pecinta sepak bola dengan menyediakan lokasi nobar yang strategis di Smmile Center Terminal 3.
Petugas kepolisian berhasil mengungkap modus peredaran uang palsu yang dilakukan pria berinsial, WW, 32, di wilayah Tangerang, Minggu 13 Juli 2026.
Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews