Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi II DPRD Tangerang Selatan dari Fraksi PSI Steve Jansen mengingatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk lebih serius, dalam mengantisipasi potensi penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak dan peliharaan.
Meskipun hingga kini virus tersebut belum terdeteksi di wilayah Tangsel, langkah antisipasi dinilai sangat penting untuk mencegah kemungkinan penyebaran wabah.
Steve Jansen menegaskan peringatan ini berdasarkan informasi terbaru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Kemarin saya dapat informasi mengenai virus PMK. Namun, di Tangsel sendiri, Dinkes sudah melakukan pengecekan dan memang belum ada kasus yang terdeteksi," ujarnya, Rabu 08 Januari 2025.
Meski demikian, ia menyoroti keterbatasan perlengkapan dan kesiapan instansi terkait, termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan, serta Dinas Kesehatan.
"Perlengkapan untuk mengantisipasi ini belum lengkap. Bahkan, dari Dinas Kesehatan sendiri belum tentu mampu menangani jika wabah ini terjadi. Begitu pula dengan Dinas Kesehatan," tegasnya.
Masih dikatakan Steve, pemeriksaan menyeluruh akan dilakukan di seluruh wilayah Tangsel.
"Dokter Allin sudah memastikan bahwa besok mereka akan melakukan pengecekan ke semua wilayah di Tangsel. Tapi karena binatang peliharaan di Tangsel seperti kucing dan ayam terbatas, mungkin risikonya lebih kecil," imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews