Connect With Us

Usai Viral Tidak Sesuai Takaran, Minyakita Tiba-tiba Langka di Pasar Serpong

Yanto | Selasa, 11 Maret 2025 | 21:18

Pedagang di Pasar Serpong menyebut stok Minyakita langka usai viral karena tidak sesuai takaran, Selasa 11 Maret 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Stok pasokan minyak goreng dengan merek Minyakita terpantau langka atau sulit ditemukan di Pasar Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Hal itu terjadi usai minyak yang diproduksi pemerintah tersebut viral, lantaran isinya diduga tidak sesuai dengan takaran labelnya.

Pedagang eceran di Pasar Serpong, Fadli mengungkap warungnya sudah tidak menjual Minyakita, khususnya kemasan botol dan hanya memajang beberapa stok kemasan bantal saja.

"Saat ini penjualan Minyakita sudah langka, kelangkaan ini secara mendadak, padahal peminat banyak," ujarnya, Selasa 11 Maret 2025.

Kondisi ini makin parah usai ditemukan adanya kecurangan produk Minyakita kemasan botol yang isi 1 liter, namun setelah ditakar isinya ternyata cuma 750 mililiter.

"Kemarin, ada pihak Kepolisian datang mengecek dan bertanya mengenai Minyakita, apakah masih menjual," ujarnya.

Pedagang juga tidak berani berspekulasi atau mengambil risiko dengan menjual Minyakita kemasan botol yang saat ini tengah viral.

Tetapi pedagang juga tidak mau menanggung rugi akibat adanya kisruh minyak kemasan botol tersebut.

Menurut Fadli, sejak adanya kisruh itu, konsumen kini lebih memilih Minyakita yang kemasan bantal karena ukurannya pas 1 liter.

"Ukuran kemasan bantal sama produk lain hampir sama, untuk takaran berapa gram ya sama banget dengan merek lain," imbuhnya.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill