Connect With Us

Ormas Kepemudaan Siap Advokasi Warga Soal Pengelolaan Sampah di Pondok Aren

Yanto | Minggu, 16 Maret 2025 | 14:03

Fasilitas pengolahan sampah di Kelurahan Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Senin 3 Maret 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Polemik fasilitas pengelolaan sampah di Kelurahan Parigi, Kecamatan Pondok Aren, di Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi perhatian sejumlah oganisasi kepemudaan.

Ketua Hukum dan HAM Pemuda Muhammadiyah Tangsel Rindang Panutun menegaskan komitmennya dalam membantu menyelesaikan permasalahan fasilitas pengelolaan sampah yang berada dekat Vihara Parigi tersebut.

Sejak awal, pihaknya telah aktif berkomunikasi dengan komunitas vihara dan siap memberikan dukungan konkret.

“Teman-teman Vihara sering berkomunikasi dengan Muhammadiyah sejak awal. Saya sendiri mengikuti perkembangan ini dan menyampaikan bahwa kami siap membantu ke depannya,” ujarnya, Minggu 16 Maret 2025.

Bahkan, saat Menteri Lingkungan Hidup melakukan sidak ke lokasi beberapa waktu lalu, Rindang dan timnya turut hadir untuk mengawal permasalahan ini. 

“Kami sempat diundang dalam pertemuan bersama Pak Menteri. Kami siap mengawal penyelesaian masalah sampah di lingkungan vihara,” tambahnya.

Ia juga, mengungkapkan bahwa hingga kini izin pengelolaan sampah di area tersebut masih dalam proses. Namun, ia berharap solusi segera ditemukan demi kenyamanan umat Buddha saat beribadah. 

“Update terakhir yang saya dapat, izinnya masih belum selesai. Tapi harapannya ke depan, teman-teman Buddha bisa beribadah lebih nyaman tanpa terganggu bau sampah,” katanya.

Rindang menegaskan jika izin tersebut resmi dikeluarkan, pihaknya siap melakukan advokasi lebih lanjut. “Kalau izinnya dirilis, kami akan melakukan advokasi untuk menindaklanjutinya,” tegasnya.

Selain itu, Rindang juga merencanakan audiensi dengan Wali Kota Tangsel guna memastikan birokrasi perizinan berjalan lancar serta mencari solusi terbaik bagi komunitas vihara.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Tangsel Imam menyampaikan dukungan penuh untuk menutup pengelolaan sampah yang berada di depan vihara.

"Saya mendukung tempat pengelolaan ini ditutup, coba kalau ini berada di depan masjid, milik orang Islam pasti beda cerita," tegasnya.

Maka dari itu GP Ansor Tangsel siap membantu umat Buddha untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Kami siap menyediakan lembaga Hukum untuk membantu penutupan secara total mengenai sampah ini," imbuhnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:12

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

TANGSEL
Benyamin Minta Pemudik Berangkat Berempat, Balik ke Tangsel Jangan Jadi Berenam

Benyamin Minta Pemudik Berangkat Berempat, Balik ke Tangsel Jangan Jadi Berenam

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:58

Arus kedatangan warga dari berbagai daerah diperkirakan meningkat seiring banyaknya orang yang mencoba mengadu nasib di wilayah perkotaan, khususnya wilayah Jabodetabek termasuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel)

KOTA TANGERANG
Volume Sampah di Kota Tangerang Tembus 1.902 Selama Lebaran 

Volume Sampah di Kota Tangerang Tembus 1.902 Selama Lebaran 

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:28

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mencatat total 8.532 ton sampah selama periode Lebaran 2026 yang berhasil ditangani sehingga tidak terjadi penumpukan di lingkungan masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill