Connect With Us

SMK Waskito Angkat Bicara Terkait Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Siswi

Yanto | Rabu, 7 Mei 2025 | 16:28

Yayasan Pendidikan Waskito, Ciputat, Kota Tangsel, Rabu 7 Mei 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pihak SMK Waskito angkat bicara terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami siswi kelas 10 oleh kakak kelasnya, di lingkungan sekolah, Rabu 07 Mei 225.

Kristi, Humas Yayasan Pendidikan Waskito membantah tudingan terkait pelaku melakukan pelecehan seksual di dalam ruangan usai latihan menari.

"Sebenarnya tidak di ruangan menari, itu tidak benar, karena di ruangan ada CCTV. Kita tidak bisa memberikan bukti, semua bukti sudah kami serahkan ke pihak Kepolisian, kalau mau lebih detil tanya Polisi saja langsung," ujarnya.

Menurutnya, justru pihak yayasan langsung menindaklanjuti begitu mendapati laporan dari siswi yang menjadi korban pelecehan.

Kristi mengaku, setelah ada laporan siswi yang datang, pihak sekolah langsung memanggil pelaku S dan memintai keterangannya.

"Kami pihak sekolah awalnya minta keterangan dari pihak yang bersangkutan dan mencari masukan menyerahkan kasus ini ke Dinas Pendidikan, Kementrian Pendidikan dan PPA. Karena semua diserahkan kembali kepada korban dan akhirnya pihak korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Tangsel," ungkapnya.

Kristi menegaskan, pihaknya tidak akan pandang bulu. Ia akan menindak siapapun jika terbukti bersalah. Terlebih aksi pelecehan seksual terhadap anak muridnya.

"Nanti kami pihak sekolah akan melakukan tindakan secara tegas bilamana nanti pelaku terbukti bersalah," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, orang tua siswi tingkat SMA di Kota Tangsel melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialami anaknya di dalam lingkungan sekolah, Senin 05 Mei 2025.

Korban yang masih berusia 15 tahun itu dijadikan sasaran tindakan asusila oleh kakak kelasnya. Bahkan, peristiwa itu terjadi di dalam kelas.

Orang tua korban, berinisial D, 33, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada bulan Oktober - November 2024 silam. Akibatnya, korban sampai mengalami depresi.

Ia pun langsung melaporkan peristiwa yang dialami putrinya tersebut ke Polres Tangsel.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Fenomena Sarjana Pengangguran

Fenomena Sarjana Pengangguran

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50

Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill