Connect With Us

Wakil Wali Kota Tangsel Kunjungi Siswi SMK Waskito Korban Pelecehan Seksual

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 9 Mei 2025 | 21:31

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mengunjungi rumah siswi korban dugaan pelecehan seksual di SMK Waskito, Ciputat, pada Kamis 8 Mei 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan komitmennya dalam melindungi dan mendampingi korban kekerasan seksual.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat mengunjungi rumah siswi korban dugaan pelecehan seksual di SMK Waskito, Ciputat, pada Kamis 8 Mei 2025).

Dalam kunjungan tersebut, Pilar didampingi dari Dinas Pemberdayaan perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Dinas Pendidikan dan Satgas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

"Kami datang bukan untuk bertanya soal kejadian seperti apa, karena sudah dijelaskan sebelum ke sini, tapi kedatangan kami ini untuk memberikan dukungan moral atas kejadian ini. Pemkot Tangsel tegas berdiri di sisi korban-korban pelecehan seksual di Tangerang Selatan," ujar Pilar.

Pilar juga menyampaikan apresiasi atas keberanian korban yang sudah berani speak up atau melaporkan kasus tersebut.

Menurutnya, keberanian itu adalah langkah penting, untuk menghentikan rantai kekerasan atau pelecehan seksual di lingkungan pendidikan.

"Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan semangat kepada siswi S yang sudah berani bicara. Ini kan sulit, tidak semua korban pelecehan itu berani bicara, speak up ke para tenga guru ataupun kepada publik," ujarnya.

Pilar juga sempat berbincang dengan korban dan keluarganya saat kunjungan tersebut. 

"Dengan kondisi kamu yang sangat terluka secara mental seperti ini, tapi kamu berani bicara itu hal yang luar biasa dan itu patut ditiru," ucap Pilar kepada korban.

Bahkan, Pilar juga menyampaikan bahwa Pemkot Tangsel juga akan membantu korban untuk tetap mengejar cita-citanya, terutama ketika mendengar korban memiliki kegemaran menari dan bercita-cita kuliah di bidang pariwisata.

"Kita kebetulan juga sedang ada komunikasi dengan beberapa kampus dan mungkin di situ ada pariwisata. Siapa tahu nanti ke depan kita bisa dampingin untuk beasiswanya. Jadi supaya jangan takut, itu hadiah bagi mereka yang berani bicara," jelas Pilar.

Dalam kesempatan itu juga, Pilar menegaskan kunjungan ini tidak hanya untuk memberikan dukungan moril saja, tetapi juga akan terus membantu mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas.

"Sekali lagi, posisi kami Pemkot Tangsel selalu berada di belakang korban-korban pelecehan seksual, supaya mereka mendapatkan keadilan," terangnya.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

TEKNO
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Pengguna Berhak Pakai Sampai Habis

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:06

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait kebijakan kuota internet yang hangus.

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill