Connect With Us

PWI Kota Tangsel Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan di Serang

Yanto | Jumat, 22 Agustus 2025 | 15:20

Ketua PWI Kota Tangsel Ahmad Eko Nursanto (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok preman terhadap wartawan di Kota Serang, Banten.

Insiden tersebut dianggap sebagai bentuk nyata penghalangan kerja jurnalistik yang dilindungi oleh undang-undang.

Diketahui, aksi kekerasan itu terjadi saat sejumlah wartawan akan meliput kegiatan penyegelan PT Genesis Regeneration Smelting yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, pada Kamis Agustus 2025.

Para wartawan yang datang atas undangan KLH untuk meliput penyegelan itu dihalangi oleh pihak keamanan perusahaan saat akan masuk ke area pabrik.

Tidak hanya dihalangi, para wartawan kemudian mendapat perlakuan represif ketika sekelompok orang tiba-tiba muncul melakukan intervensi, melakukan pengejaran, penyanderaan, hingga melakukan aksi kekerasan fisik terhadap wartawan yang tengah menunaikan tugas jurnalistik untuk memberikan informasi kepada publik.

Ketua PWI Kota Tangsel Ahmad Eko Nursanto menegaskan serangan terhadap wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik merupakan ancaman serius terhadap kebebasan pers dan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar.

“Wartawan bekerja dilindungi UU No 40/1999 tentang Pers. Tindakan main hakim sendiri dengan melakukan kekerasan terhadap jurnalis tidak hanya melanggar hukum, tapi juga mencederai demokrasi,” tegasnya, Jumat 22 Agustus 2025.

PWI Tangsel mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini serta memberikan perlindungan kepada wartawan agar dapat bekerja dengan aman di lapangan.

“Kami meminta aparat penegak hukum bertindak tegas, menangkap para pelaku dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali,” lanjutnya.

Selain itu, PWI Tangsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati profesi wartawan yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi publik.

“Kekerasan terhadap wartawan adalah kekerasan terhadap kebebasan pers, dan ini tidak bisa ditoleransi,” tambahnya.

PWI Kota Tangsel menyatakan solidaritas penuh terhadap wartawan korban kekerasan di Serang, sekaligus mengingatkan kembali pentingnya sinergi antara pers, masyarakat, dan aparat demi menjaga iklim demokrasi yang sehat di Indonesia.

TEKNO
Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:16

Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.

KAB. TANGERANG
Kuota Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 Naik 3 Kali Lipat, Bupati Tangerang Jamin Tidak Ada Titipan

Kuota Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 Naik 3 Kali Lipat, Bupati Tangerang Jamin Tidak Ada Titipan

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:35

Program Beasiswa Tangerang Gemilang tahun 2026 mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Dari sekitar 1.700 lebih pendaftar, sebanyak 1.458 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi yang berhak untuk mengikuti tahapan wawancara.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill