Connect With Us

Drainase Buruk, Genangan Air Bikin Macet 3 Km di Jalan Raya Serpong

Yanto | Sabtu, 6 September 2025 | 16:12

Kemacetan panjang di Jalan Raya Serpong, Kota Tangsel, akibat drainase buruk, Sabtu 6 September 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) sejak siang tadi menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air, akibat buruknya sistem drainase. 

Genangan yang tak kunjung surut itu memicu kemacetan panjang terutama di  Jalan Raya Serpong, Kecamatan Serpong Utara.

Pantauan TangerangNews di lokasi, menunjukkan antrean kendaraan mengular hingga lebih dari 3 kilometer. Pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan, sementara sebagian lainnya memilih berputar arah untuk mencari jalan alternatif.

Salah satu pengendara, Andi, 35, mengaku terlambat tiba ke rumah karena terjebak macet hampir dua jam, akibat genangan air banjir.

"Padahal jaraknya cuma 5 kilometer dari rumah, tapi karena genangan air, mobil nyaris mogok dan jalanan macet total,” keluhnya, Sabtu 06 September 2025.

Warga menilai kondisi ini terjadi karena sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan. Saluran air tampak tersumbat oleh sampah dan sedimen, sehingga air meluap ke jalan.

Andi, berharap Pemkot Tangsel maupun Pemprov Banten segera memperbaiki aliran drinase yang macet yang menyebabkan genangan air.

KAB. TANGERANG
Periode Mudik Lebaran 2026, Total 2,3 Juta Kendaraan Melintas di Tol Tangerang-Merak

Periode Mudik Lebaran 2026, Total 2,3 Juta Kendaraan Melintas di Tol Tangerang-Merak

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:51

PT Astra Infra Tol Road Tangerang-Merak mencatat sebanyak 2.371.042 Kendaraan yang melintas di jalur tersebut selama masa mudik Lebaran 2026.‎

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

TEKNO
Gegara Ini Komdigi Blokir Wikimedia Commons di Indonesia

Gegara Ini Komdigi Blokir Wikimedia Commons di Indonesia

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:35

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses ke Wikimedia Commons pada Rabu, 25 Maret 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill