Connect With Us

Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Wilayah di Tangsel, Ratusan KK Terdampak

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 18 November 2025 | 21:18

Banjir di Perumahan Pondok Kacang Permai, Pondok Aren akibat tanggul jebol pada Jumat 31 Oktober 2025, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah wilayah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilanda banjir dan tanah longsor saat hujan deras, pada Selasa, 18 November 2025.

Kejadian yang dimulai sekitar pukul 11.20 WIB ini telah berdampak pada ratusan Kepala Keluarga (KK) dan mengganggu akses jalan utama.

 

Banjir di 18 Titik

Data yang dihimpun BPBD Kota Tangsel per pukul 16.15 WIB, tercatat setidaknya 18 lokasi mengalami banjir dengan Tingkat Muka Air (TMA) bervariasi. Sebagian besar genangan terjadi di area perumahan dan akses jalan warga.

Ada pun lokasi terdampak paling parah ada di tiga titik, seperti Perumahan Bintaro Indah (PBI) di RW 22, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, dengan ketinggian air mencapai 15-90 Cm dan berdampak pada 200 KK. Kondisi air dilaporkan masih menggenang hingga sore hari.

Kemudian, Kampung Masjid Tanah Tinggal di RT02/03, Kelurahan Jombang dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 120 Cm, meski hanya berdampak pada 10 KK. Air juga dilaporkan masih belum surut.

Lalu, di Jalan Kemuning Maharta di RW 09, Kelurahan Pondok Kacang Timur mengalami genangan setinggi 30-60 Cm dan berdampak signifikan terhadap 190 KK. Genangan di lokasi ini juga dilaporkan masih bertahan.

Ratusan KK Terdampak

Secara total, sedikitnya 870 KK terdampak langsung oleh genangan di 18 lokasi yang tercatat. Beberapa lokasi perumahan dengan dampak KK terbanyak antara lain Perum Bukit Pamulang Indah (BPI) RW13 di Pamulang Timur sebanyak 120 KK.

Perum Lembah Pinus RW 24 di Pamulang Barat sebanyak 120 KK terdampak dan MA Pamulang Estate (RW 07 dan 13) Pamulang Timur ada sebanyak 100 KK.

Pada update pukul 16.15 WIB, mayoritas titik genangan seperti di Perum Batan Indah, Perum Pondok Pucung Indah 1 dan 2, serta sejumlah lokasi di Pamulang dan Serpong, dilaporkan telah surut.

 

Dua Lokasi Tanah Longsor

Selain banjir, juga dilaporkan terjadi dua kasus longsor yang merusak infrastruktur warga yakni di Blok D, Perumahan Amarapura, RT06/05, Kelurahan Kademangan. Longsor menyebabkan kerusakan pada tembok belakang rumah warga dengan perkiraan diameter kerusakan mencapai 30 meter.

Selain itu di Jalan Angsana 2, RT01/26, Kelurahan Pamulang Timur, longsor menimpa tembok tanggul yang berdampak pada empat rumah warga.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

KAB. TANGERANG
Merdeka Stunting 2026, Pegadaian Gelar Pemeriksaan USG Gratis untuk Ibu Hamil di Tigaraksa

Merdeka Stunting 2026, Pegadaian Gelar Pemeriksaan USG Gratis untuk Ibu Hamil di Tigaraksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:17

PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Wilayah Banten menggelar gerakan “Merdeka Stunting 2026” di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis 20 Agustus 2026.

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill