Viral! Dua Pria Ngaku Petugas Bea Cukai Satroni Warung di Balaraja
Kamis, 7 Mei 2026 | 15:51
Sebuah video yang memperlihatkan aksi dua pria mengaku sebagai petugas Bea Cukai mendatangi warung kelontong pada malam hari viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Tumpukan sampah yang menghiasi berbagai ruas jalan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bukan sekadar masalah aroma tak sedap, melainkan cermin rapuhnya tata kelola pemerintahan.
Hal ini ditegaskan oleh Pengamat Politik dan Hukum Fernando Emas, menyikapi krisis sampah yang tak kunjung usai.
"Kondisi ini sebagai bentuk kegagalan nyata Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel dalam menjaga kualitas hidup warganya," katanya, Kamis 18 Desember 2025.
Menurut Fernando ada dua hal yang menyebabkan sampah meluap ke jalanan. Pertama lemahnya regulasi dalam menindak tegas pelaku yang membuang sampah sembarangan.
Ia menyarankan Pemkot segera memasang CCTV di titik rawan dan menerapkan Perda yang lebih galak.
Penumpukan di jalanan juga diduga merupakan bentuk protes warga karena sampah di lingkungan rumah mereka tak kunjung diangkut.
"Keterlambatan pengambilan sampah memicu warga membuangnya ke jalanan. Ini soal manajemen yang tidak berjalan optimal," tegas Fernando.
Wali Kota Didesak Copot Pejabat DLH
Kritik tajam diarahkan langsung kepada kepemimpinan di Tangsel. Fernando mendesak Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie untuk tidak tinggal diam dan segera melakukan evaluasi besar-besaran terhadap jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
"Wali Kota harus evaluasi total. Jika memang terbukti tidak mampu, pergantian Kepala Dinas hingga Kepala Bidang Kebersihan perlu dilakukan demi perbaikan pelayanan publik," ujarnya.
Bagi Fernando, masalah sampah adalah ujian keberpihakan pemerintah terhadap rakyat. Ia mendorong DPRD dan Pemkot Tangsel untuk segera duduk bersama mencari solusi permanen sebelum estetika kota benar-benar hancur oleh tumpukan limbah.
"Penanganan sampah bukan hanya soal teknis, tapi soal kepemimpinan, pengawasan, dan komitmen terhadap kualitas hidup warga," pungkasnya.
Sebuah video yang memperlihatkan aksi dua pria mengaku sebagai petugas Bea Cukai mendatangi warung kelontong pada malam hari viral di media sosial.
TODAY TAGPersita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.
Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews