Connect With Us

Krisis Sampah, Pengamat Desak Pemkot Tangsel Tinggalkan Sistem Open Dumping

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 19 Desember 2025 | 23:36

Kondisi tumpukan sampah menimbulkan bau menyengat di TPA Cipeucang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Krisis sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat sorotan tajam dari akademisi mengenai rapuhnya sistem transisi pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Anisa Widyanti, Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Wiraswasta Indonesia, menilai situasi ini sebagai ujian kohesi sosial bagi Kota Tangsel.

Menurutnya, penghentian aktivitas pembuangan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang tanpa adanya skema transisi yang matang telah menciptakan ketimpangan antarwilayah.

Secara sosiologis, kota adalah organisme yang saling tergantung. Jika satu fungsi berhenti, dalam hal ini pembuangan sampah, maka seluruh sistem akan sakit.

"Penutupan TPA tanpa solusi transisi telah mengubah kecamatan lain menjadi korban, di mana lingkungan mereka kini dipenuhi 'TPA ilegal' akibat sampah yang tak terangkut," paparnya, Jumat 19 Desember 2025.

 

Tinggalkan Sistem Open Dumping dan Beralih ke Teknologi

Anisa menekankan bahwa protes warga Serpong di kantor DPRD kemain, adalah sinyal kuat bahwa sistem open dumping (sampah hanya ditumpuk) sudah tidak relevan lagi untuk kota padat seperti Tangsel.

Ia mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera beralih ke teknologi pengolahan modern.

"Pemkot harus berani berinvestasi pada teknologi insinerasi ramah lingkungan untuk meminimalisir bau dan polusi. Selain itu, perlu ada formalisasi skema kompensasi bagi warga terdampak, mulai dari jaminan air bersih hingga fasilitas kesehatan yang mumpuni di sekitar TPA," tambahnya.

Selain solusi di hilir (TPA), Anisa Widyanti juga menyarankan agar beban TPA Cipeucang dikurangi secara signifikan dengan memperkuat pengelolaan sampah di tingkat hulu, yakni di level kecamatan dan kelurahan.

 

Beri Informasi Transaparan

Ia juga mengingatkan pentingnya peran Kominfo dalam menjaga arus informasi terkait penataan TPA Cipeucang.

"Pemkot Tangsel perlu mengomunikasikan setiap progres penataan secara berkala. Jangan sampai terjadi misinformasi yang justru memicu aksi massa susulan," tegasnya.

Sebagai penutup, Anisa menilai peran Pemkot sebagai mediator sangat krusial untuk mengedepankan hakikat budaya gotong royong dan tepo seliro (tenggang rasa) antara kepentingan operasional kota dan kesejahteraan warga lokal.

Jika sinkronisasi antara kerja teknis dan pemahaman sosiologis ini terwujud, krisis sampah di Tangsel diyakini akan segera berakhir.

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

BANDARA
Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:54

Empat maskapai internasional resmi bergabung untuk melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, mulai 7 Agustus 2026.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill