Connect With Us

Tampung Sampah Tangsel, Pemkot Serang Bentuk Perda Atur Mekanisme Tipping Fee

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 4 Januari 2026 | 19:34

Pemkot Tangsel mengangkut sampah di sejumlah ruas jalan utama. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dan Serang resmi melanjutkan kolaborasi pengelolaan sampah lintas wilayah di TPSA Cilowong, Kota Serang.

Kerja sama ini kini diperkuat oleh Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang Nomor 4 Tahun 2025 tentang Retribusi Daerah dan Pengelolaan Sampah Lintas Wilayah sebagai payung hukum baru.

Regulasi ini mengatur standardisasi biaya penanganan, mekanisme tipping fee yang disesuaikan dengan biaya operasional terkini, hingga jaminan perlindungan lingkungan.

Melalui kesepakatan ini, Kota Serang diproyeksikan menerima bantuan keuangan khusus sebesar Rp65 miliar per tahun dan pendapatan retribusi mencapai Rp57 miliar dari Pemkot Tangsel.

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyatakan bahwa dana tersebut akan diprioritaskan untuk kompensasi dampak negatif (KDN) bagi warga sekitar TPSA Cilowong.

Alokasi dana mencakup jaminan kesehatan gratis, perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, serta modernisasi alat berat dan sistem pengolahan lindi.

"Kesepakatan ini diambil dengan tetap mengedepankan kehati-hatian," ujar Budi dalam keterangannya, Minggu 4 Januari 2026.

Selain aspek retribusi, sampah dari Tangsel ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan Program Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Serang.

Saat ini, produksi sampah internal Kota Serang hanya 419 ton per hari, sementara mesin PSEL membutuhkan minimal 1.000 ton per hari agar dapat beroperasi secara optimal.

Di sisi lain, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (PERATIN) Kamilov Sagala menilai kolaborasi ini merupakan solusi darurat yang harus diambil mengingat kondisi penumpukan sampah di Tangsel yang mulai berdampak pada kesehatan warga.

Namun, Kamilov menegaskan agar Pemkot Tangsel tidak terus bergantung pada pihak luar. Ia mendorong adanya perencanaan matang menuju kemandirian pengelolaan sampah melalui edukasi dini dan terobosan permanen.

"Pemkot Tangsel harus siap mengatasi sampah secara mandiri, tidak tergantung pihak-pihak lain untuk menghindari risiko perubahan nilai kontrak di masa depan," tegas Kamilov.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

TANGSEL
UMKM Didorong Gunakan Aplikasi Tangsel One, Permudah Izin Usaha hingga Putus Ketergantungan Pinjol

UMKM Didorong Gunakan Aplikasi Tangsel One, Permudah Izin Usaha hingga Putus Ketergantungan Pinjol

Selasa, 14 April 2026 | 18:25

Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menegaskan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital sebagai tulang punggung dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

TEKNO
Game Online Dominasi Trafik Internet Telkomsel di Banten saat Momen RAFI 2026

Game Online Dominasi Trafik Internet Telkomsel di Banten saat Momen RAFI 2026

Minggu, 12 April 2026 | 16:48

Telkomsel mencatat lonjakan aktivitas digital yang luar biasa pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 H tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill