Connect With Us

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Wali Kota Tangsel Beberkan Target 100 Hari Tangani Sampah

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 9 Januari 2026 | 19:06

Sejumlah mahasiswa BEM UMJ saat aksi unjuk rasa soal penanganan sampah di Kota Tangsel, Kamis 8 Januari 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pasca didemo oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (BEM UMJ) terkait penangan sampah, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, langsung angkat bicara.

Benyamin menegaskan bahwa kegelisahan mahasiswa dan masyarakat adalah pengingat bagi pemerintah untuk bekerja lebih keras dan transparan, dalam membenahi tata kelola lingkungan di "Kota Anggrek" tersebut.

Menurutnya, setiap poin tuntutan yang disampaikan merupakan masukan berharga.

Saat ini, Pemkot Tangsel telah menetapkan status percepatan penanganan sampah melalui program 100 hari kerja yang terukur dan melibatkan tim Satgas lintas sektoral.

"Saya mendengar dan merasakan kegelisahan adik-adik mahasiswa serta warga. Kritik ini adalah energi bagi kami. Kami tidak tinggal diam. Saat ini tim Satgas sedang bekerja di lapangan dalam kerangka program 100 hari, untuk memastikan tidak ada lagi sampah yang telantar di ruang publik," ujarnya di Balai Kota Tangsel, Kamis 8 Januari 2026.

 

Langkah Strategis dan Solusi Hilir

Benyamin mengakui adanya kendala teknis yang cukup berat, terutama pasca-penutupan TPA Cipeucang dan penghentian sementara kerja sama dengan TPA Cilowong.

Kondisi ini sempat membuat alur pembuangan sampah tersumbat.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Sebagai langkah cepat, kami sudah mengamankan kerja sama dengan TPA Cileungsi sehingga pembuangan sampah dari titik-titik penumpukan, termasuk di wilayah Ciputat, kini sudah mulai terurai kembali," jelasnya.

 

Target 100 Hari Kerja

Berdasarkan rencana capaian tim percepatan, Pemkot Tangsel telah menyusun lini masa yang ketat untuk mengembalikan kebersihan kota.

Beberapa target utama dalam 100 hari ke depan meliputi pengangkutan sampah secara masif dan rutin di titik-titik yang selama ini menjadi lokasi penumpukan liar.

Kemudian, optimalisasi armada dengan penambahan frekuensi ritase pengangkutan dan perbaikan unit kendaraan yang terkendala.

“Selain itu, mempercepat kesiapan teknologi pengolahan residu sebagai solusi jangka panjang agar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada TPA luar daerah," ujarnya.

Benyamin menambahkan pihaknya juga membuka jalur komunikasi bagi warga untuk melaporkan penumpukan sampah secara langsung agar segera ditindaklanjuti oleh Satgas.

Ia menegaskan bahwa koordinasi antar-OPD, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup hingga tingkat kecamatan, kini dilakukan setiap hari untuk memastikan target-target tersebut tercapai tepat waktu.

"Ini adalah kerja kolektif. Saya pastikan Pemkot Tangsel bertanggung jawab penuh. Kami ingin mahasiswa dan masyarakat terus mengawal proses ini agar Tangerang Selatan kembali bersih dan nyaman untuk kita semua," pungkas Benyamin.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill