Connect With Us

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Ilustrasi korupsi. (@TangerangNews.com 2017 / Denny Bagus Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Penggeledahan tersebut dilakukan usai KPK resmi menahan Budiman Bayu Prasojo, Kepala Seksi Intelijen Cukai pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Jumat 27 Februari 2026, dalam kasus dugaan suap impor barang tiruan atau KW. Budiman menjadi tersangka ketujuh dalam kasus tersebut.

 

Kronologi Penangkapan dan Pelarian Uang

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan Budiman diciduk di Kantor Pusat DJBC pada Kamis 26 Februari 2026 sore.

Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari upaya tersangka yang mencoba menghilangkan jejak barang bukti.

"Awalnya uang tersebut disimpan di safe house Jakarta Pusat. Namun, pada awal Februari, tersangka BBP diduga memerintahkan bawahannya berinisial SA untuk 'membersihkan' lokasi tersebut dan memindahkan uang ke sebuah apartemen di Ciputat," ungkap Asep seperti dilansir dari Akurasi.id, Sabtu 28 Februari 2026.

 

Modus Atur Jalur Masuk Barang

Dalam konstruksi perkara, Budiman diduga berperan sebagai pengatur lalu lintas uang dari para pengusaha dan importir.

Uang miliaran tersebut diduga merupakan upeti agar produk-produk impor tertentu termasuk barang KW, bisa melenggang bebas melewati pemeriksaan cukai.

KPK merinci temuan barang bukti dalam penggeledahan di dua lokasi yakni total uang lebih dari Rp5,19 Miliar. Bentunya berupa uang tunai dalam berbagai mata uang asing dan rupiah. Uang tersebut disimpan dalam lima Koper besar di dalam safe house.

 

Ancaman Hukuman

Atas perbuatannya, Budiman kini mendekam di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK untuk 20 hari pertama. Ia disangkakan melanggar Pasal 12B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 20 huruf c KUHP.

KPK menegaskan bahwa penyidikan tidak akan berhenti di sini. Lembaga antirasuah tersebut terus mendalami aliran dana dan memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam sindikat pengaturan jalur impor ilegal di lingkungan Bea Cukai.

HIBURAN
Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:30

Yamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill