Connect With Us

Oknum BEM Peras Dindik Tangsel, Mahasiswa Bantah

| Rabu, 11 Januari 2012 | 17:58

Ilustrasi. (tangerangnews / tangerangnews)

 
TANGERANG-Dua oknum mahasiswa yang mengaku dari BEM se-Kota Tangsel diduga melakukan pemerasan terhadap Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangsel.  Namun, mahasiswa membantahnya dengan mengatakan, isu tersebut tidak benar. Justru tudingan itu ditujukan agar BEM tidak melakukan aksi menyoroti dana BOS 2012.

Informasi yang didapat, oknum mahasiswa tersebut meminta uang Rp 20 juta. Mereka beralasan uang itu akan dipergunakan untuk membangun sekretariat BEM.

“Ia betul ada upaya seperti itu (pemerasan) kepada Dindik. Uang Rp20 juta itu katanya untuk membangun sekretariat,” ujar salah satu pejabat Dindik kepada wartawan, Rabu (11/1).

Akhir pertemuan tersebut, Dindik tetap tidak memberikan uang yang diminta.
 
Dihubungi soal dugaan yang dihembuskan salah  satu pejabat di Dindik ini, Ichya salah satu Koordinator Aksi Mahasiswa BEM se Kota Tangsel yang dihubungi membantah jika ada upaya pemerasan terhadap Dindik.
“Itu hanya audiensi biasa saja dan tidak ada pemerasan. Kami tidak pernah memeras Dindik. Itu fitnah,” pungkasnya.(DRA)

KAB. TANGERANG
Bupati Tangerang Minta Perusahaan Swasta Bantu Perbaiki Jalan Rusak

Bupati Tangerang Minta Perusahaan Swasta Bantu Perbaiki Jalan Rusak

Selasa, 28 April 2026 | 20:00

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid berharap perusahaan swasta di wilayah Kabupaten Tangerang membantu masyarakat sekitar kawasannya untuk bersama-sama bergotong royong memperbaiki jalan.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Pemkot Tangsel Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Selasa, 28 April 2026 | 20:28

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mengintegrasikan layanan publik ke dalam satu ekosistem digital.

NASIONAL
Sempat Terkendala, Ini Identitas Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Timur

Sempat Terkendala, Ini Identitas Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 | 20:08

Sebanyak 10 korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur berhasil diungkap identitasnya oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Pemeriksaan dilakukan di RS Polri Kramat Jati.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill