Connect With Us

Mahasiswa UIN Bentrok dengan Kemanan Kampus

| Jumat, 13 Januari 2012 | 23:21

TANGERANG-Aksi Unjuk Rasa Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta yang diikuti sebanyak 120 orang yang menuntut cabut SK Dirjen Kemenag bidang pendidikan islam tentang pelaksanaan senat di kampus UIN, berakhir ricuh.
 
Tiga mahasiswa mengalami luka-luka di bagian bibir dan kepala akibat luka pukul pihak keamanan UIN. Jumat (13/1). Berdasarkan pantauan dilapangan Aksi yang berlangsung damai Pukul 14.00 hingga Pukul 17.45 wib di depan Kampus Tarbiyah mahasiswa yang tergabung dalam PMII, HMI, PARMA (Partai Reformasi Mahasiswa) dan BEM UIN. Pimpinan Herman menuntut agar pihak rektorat mencabut SK Dirjen Kemenag tentang pelaksanaan senat di Kampus UIN.
 
Pada Pukul 14.30 WIB, peserta aksi bergerak menuju depan pintu kantor Pembantu Rektor. Dalam orasinya Herman mengatakan, bahwa mahasiswa bukanlah orang yang suka anarkis dan bukanlah anti senat. “Kami sebagai mahasiswa perlu dihargai, perlu diajak bicara saat ini kami meminta hak kami sebagai mahasiswa,” katanya.
 
Sementara itu Pembantu Rektor 3 Sudarnoto mengatakan, dirinya tidak mempunyai wewenang mencabut SK Dirjen Kemenag, dan dirinya akan menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada rektor. “Silakan teman-teman mahasiswa melakukan yuridis riview ke Menteri Agama,”ujarnya. Atas jawaban tersebut, terjadilah keributan antara peserta aksi dengan pihak keamanan kampus.  (MANG)

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

KOTA TANGERANG
Kabupaten Tangerang Didorong Punya Sirkuit Drag Bike

Kabupaten Tangerang Didorong Punya Sirkuit Drag Bike

Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:50

Ribuan warga tumpah ruah di Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang untuk menonton ajang Drag Race Bike Kejuaraan Provinsi Banten Piala Bupati Tangerang yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill