Connect With Us

Hadapi Lebaran, Dishub Tangsel Siapkan 9 Poskotis

| Kamis, 26 Juli 2012 | 23:04

Mall WTC Serpong (ist / ist)

TANGERANG-Lebaran memang masih sekitar tiga minggu lagi. Tapi walau begitu, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Tangsel tak mau terlena. Ya, sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam mewujudkan keamanan, kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama arus mudik dan arus balik khususnya di Kota Tangsel, Dishubkominfo telah melakukan serangkaian persiapan yang cukup matang.
 
Menurut Kepala Bidang Lalu Lintas Dishubkominfo Kota Tangsel Tito SW, pihaknya sengaja melakukan persiapan sejak jauh hari, agar pada saat pelaksanaan nanti berjalan maksimal. Meskipun  sebenarnyanya, kata Tito, situasi di Kota Tangsel relatif berbeda dengan daerah lain di Provinsi Banten, lantaran belum memiliki terminal.

“Tapi tetap saja tugas di lapangan yang kami hadapi cukup kompleks, mengingat Kota Tangsel sebagai pusat perdagangan dan jasa yang sangat ramai,” kata Tito, kepada tangerangnewscom.

Tito menambahkan, ia sudah melaporkan kesiapan instansinya dalam menghadapi Lebaran kepada pimpinan daerah Kota Tangsel. Bahkan, ia juga sudah melaporkan hal itu kepada Provinsi Banten saat mengikuti rapat koordinasi yang diikuti Kantor Dishub Se Provinsi Banten, belum lama ini. Dalam rapat itu ditegaskna bahwa Dishubkominfo Kota Tangsel sudah siap dalam menyambut arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Pokoknya kalau ditanya siap apa belum, jawabnya kita sudah sangat siap,” kata Tito tegas.

Bangun Sembilan Poskotis

Terkait kesiapannya itu, Tito mengaku sudah menyusun sejumlah rencana operasi (renop).  Antara lain, pemetaan wilayah rawan macet, dan pemetaan lokasi yang akan jadi penumpukan penumpang arus mudik.

Selain memetakan kawasan, Dishubkominfo Tangsel juga akan membangun posko keamanan taktis (Poskotis). Ada Sembilan titik yang akan menjadi Poskotis selama menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kesembilan Poskotis itu adalah depan Ramayana Pamulang, Simpang Gaplek Pamulang, Simpang Setu, Serpong tepatnya dekat perlintasan kereta api, depan Pamulang Square, depan WTC Serpong, dan depan ITC Serpong. “Sedangkan satu Poskotis lagi yang akan dijadikan posko induk adalah Kantor Dishubkominfo,” tambah laki-laki asal Surabaya ini.

Selain dari Dishubkominfo Tangsel, personel lain yang akan tergabung di Poskotis ini adalah dari unsure anggota satuan polisi lalu lintas, Satpol PP dan Jasa Raharja. Selain bertugas memantau dan mengurai apabila terjadi kemacetan, pendirian poskotis ini juga untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan selama arus mudik dan arus balik.

“Poskotis ini akan mulai kita aktifkan sejak H-7 hingga H+7 Lebaran,” imbuh Tito.

Pantau Lokasi Pemberangkatan Pemudik

Tito menambahkan, selain pendirian Poskotis, untuk menciptakan rasa nyaman kepada pemudik, pihaknya juga akan melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap sejumlah lokasi yang diperkirakan akan menjadi titik pemberangkatan pemudik. Lokasi pemantauan ini adalah titik yang di dekatnya terdapat agen bis Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

“Karena Kota Tangsel belum ada terminal, jadi yang kita pantau adalah agen-agen bis,” Tito mengatakan.

Sejauh ini ada lima lokasi yang akan dijadikan lokasi pemantauan. Yang pertama adalah agen Trans BSD, kemudian agen bis PO Rosalia Indah Ciputat, agen bis PO Dewi Sri Ciputat, PO Sinar Jaya Ciputat dan PO Roxi juga di Ciputat. Di kelima titik inilah, petugsa Dishubkominfo akan melakukan pemantauan selama arus mudik dan arus balik.

Untuk menyukseskan momentum arus mudik dan arus balik Lebaran, Tito mengatakan sudah tidak ada masalah. Misalnya dari sisi personel dan kelengkapan sarana pendukung, meskipun masih terbatas, tapi semuanya sudah siap. Misalnya dari kendaraan patroli, dan kendaraan operasional semuanya sudah siap jalan. Begitu juga dari jumlah personel yang disaiagakan.

“Semuanya ada 90 orang personel. Merka akan bergabung dengan personel lain seperti polisi dan Satpol PP untuk bertugas selama Lebaran,” pungkas Tito. (ADV)

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

KAB. TANGERANG
1.524 Pelajar Kuliah Gratis, Program Berasiswa Tangerang Gemilang Diganjar Penghargaan

1.524 Pelajar Kuliah Gratis, Program Berasiswa Tangerang Gemilang Diganjar Penghargaan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:24

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meraih penghargaan atas komitmennya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki daya saing dan unggul melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill