Connect With Us

Orangtua Korban Perkosaan Pasrah

| Senin, 27 Agustus 2012 | 22:14

ilustrasi pemerkosaan (kompas / kompas)


TANGERANG-Orang tua korban perkosaan Rahma Fauziah Subekti (9) yakni Lili fauzia (30) mengatakan menyerahkan peristiwa tersebut kepada polisi.
 
"Kami hanya bisa pasrah dengan semua ini. Yang penting anak kami kembali. Sedangkan untuk pelaku, kami harap secepatnya ditangkap dan dihukum seberat-beratnya," kata Lili dikediamannya di Jalan Haji Amak RT07/01, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel.

Lili menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi Sabtu (25/08)sekitar pukul 03.00 pagi lalu. "Pagi itu seperi biasa saya kerja nyuci. Saya lihat anak saya masih mainan kucing dengan cewe yang tinggal dikamar sebelah. Jadi tanpa curiga saya lanjutkan pekerjaan saya," cerita Lili.

Namun, setelah selesai dari pekerjaannya, Lili kembali menanyakan ke perempuan tersebut. namun tidak mendapatkan jawaban yang pasti.
" Setelah saya desak, jawabnya tetap tak jelas. Dia hanya mengatakan korban dibawa tamunya. tamunya itu cowo tukang ojek di Cileduk yang sering main ke kamar cewek itu. Tampangnya serem, banyak tatonya dengan celana robek-robek kaya preman," lanjutnya.

Lili menjelaskan, anak semata wayang dari pernikahannya dengan Roni Subekti (40) itu, saat dibawa pergi tidak mekakai pembalut. "Awalnya kami ingin ke polisi melaporkan hilangnya anak kami, karena cewek itu ditanya tak jelas. Namun, ternyata terdengar informasi anak kami sudah ada di rumah sakit, namun pakaiannya sudah ganti dan terlihat sangat ketakutan," jelasnya.

Ketua RT07/01 Kelurahan Pondok Pucung Rohadi menambahkan, perempuan malam dimaksud bernama Poniyem orang Boyolali, Jawa Timur. "Dia adalah wanita penghibur yang sudah lia tahun tinggal di situ. Sebelumnya sudah pernah diusir, tapi balik lagi. Dia biasa mangkal depan BMW bintaro," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Rahma Fauziah Subekti  awalnya dikira bocah tuna runggu,belakangan diketahui Rahma begitu biasa dia disapa, rupanya adalah korban perkosaan.  Pembalut bocah dikemaluannya adalah upaya sang penjahat untuk menutupi kejahatannya, agar darah Rahma tidak tercecar.
 
 

TEKNO
Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos

Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos

Senin, 27 Juli 2026 | 20:21

Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.

WISATA
Festival Cisadane 2026 Pecahkan Rekor Hampir 140 Ribu Pengunjung, Dongkrak Perputaran Uang Rp10,63 Miliar

Festival Cisadane 2026 Pecahkan Rekor Hampir 140 Ribu Pengunjung, Dongkrak Perputaran Uang Rp10,63 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 | 10:06

Festival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung

KAB. TANGERANG
121 Insiden Kebakaran Terjadi di Kabupaten Tangerang dalam Sebulan

121 Insiden Kebakaran Terjadi di Kabupaten Tangerang dalam Sebulan

Senin, 27 Juli 2026 | 19:30

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 121 peristiwa kebakaran yang terjadi terjadi sejak 1 Juli hingga 26 Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Senin, 27 Juli 2026 | 18:09

Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill