Connect With Us

GUII : Munculkan Doong.. Nur Sahid Kalau Memang Salah

| Rabu, 22 Juli 2009 | 18:10

TANGERANGNEWS-Hasil tes DNA yang menyatakan, bahwa pelaku pengeboman JW Marriot di Mega Kuningan, Jakarta dikatakan oleh Ketua Umum Gerakan Umat Islam Indonesia (GUII) Habib Abdurrahman Assegaf bisa salah. Sebab, kata dia, hasil tes DNA bisa salah jika unsur kimianya tidak tepat. Meski begitu, kata dia, jika tes DNA atas jenasah pelaku pengeboman itu memang benar. Pihaknya, meminta segera dimunculkan orang yang memiliki nama Nur Sahid. “Kami kan hanya menyerahkan nama, yang sebelumnya disebut oleh Kapolri pelakunya berinisial N. Setelah kita cocokan dengan data yang kami punya, N itu memang ada dan namanya Nur Sahid. Jika tidak benar, munculkan dong Nur Sahid,” ujar Habib Abdurrahman Assegaf kepada TANGERANGNEWS, sore ini. Ditanya dirinya mendapatkan data-data tersebut dari siapa. Dirinya mengatakan, pihaknya memiliki bagian informan yang dibautnya untuk mengetahui jaringan bagi mereka yang benci terhadap kesatuan NKRI. “Kami memiliki cara tersendiri untuk mendapatkannya, bayangkan saja isti Noordin M Top mau ditangkap saja, sebelumnya anggota kami sudah mengetahui,” ungkapnya. Dirinya menjelaskan, saat ini anak buah dari dokter Azhari yakni Noordin M Top sedang keasikan menikmati uang pemberian seorang pengusaha ekspedisi asal Banten bernama Djaja. ”Dia kini sudah tahu cari duit sendiri, karena kini dia menyebut dirinya Ketua Al Qaeda di asia, padahak tidak ada itu Al-Qaeda di sini. Dia menamakan dirinya seperti itu untuk menjual kepada mereka yang ingin mengebom, tinggal hubungi dia saja. Padahal dulunya dia (Noordin M Top ) seorang Fai atau pengambil hak orang alias perampok,” katanya. Noodin M Top, kata dia, saat ini memiliki dua orang tangan kanan yang pintar. Pertama adalah Tedi alias Seno alias Mubarok, sedangkan yang kedua adalah Arif . Keduanya memiliki tingkat kecerdasan tinggi. “ Tedi itu bisa memiliki dua keahlian, pertama merakit bom dan kedua propagandis. Sedangkan Arif memiliki keahlian merekrut yang mau bunuh diri,” tandasnya. (Derby Amanda Luthfiny)
TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill