Connect With Us

10 Fasos Fasum dari Pengembang di Tangsel Belum Diserahkan

| Jumat, 12 Oktober 2012 | 16:32

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. (tangerangnews / dedi)

 
TANGERANG-Pengembang besar di Kota Tangsel belum menyerahkan fasos fasum kepada Pemkot Tangsel. Adapun jumlah titiknya mencapai 10 titik, seperti Bintaro Jaya, Taman Kota Witanahardja, Pamulang 2, Jombang dan sejumlah pengembang Sinar Mas di Serpong.
 
“Surat-suratnya sudah masuk ke kami, namun belum ditandatangani pengembang. Sebab, ada beberapa dekumen yang perlu dilengkapi,” jelas Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Jumat (12/10).
 
Meskipun begitu, Airin mengatakan, pihaknya tetap mendorong penyerahan lahan fasos fasum tersebut dari pengembang. Sebab, beberapa diantaranya bisa dikembangkan sebagai lahan terbuka hijau yang menjadi program Pemkot Tangsel. “Kami berharap dan berusaha, akhir tahun ini semua dokumennya selesai dan bisa diserahkan,” imbuhnya.
 
Terkait dengan program penghijauan yang tengah dilakukan Pemkot Tangsel, Airin Rachmi Diany telah menginstruksikan keseluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melakukan penanaman di seluruh lahan fasos/fasum yang ada.
 
Airin mengatakan, penanaman disemua fasos fasum ini bukan sekedar seremonial saja,namun perawatan dan pemeliharannya pun harus dijaga. “Kami akan mengeluarkan berapapun anggaran agar Tangsel menjadi kota yang hijau dan memenuhi visi go green kami untuk Kota Tangsel ini,” ungkap Airin
 
Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Tangsel Rahmad Salam menambahkan, saat ini ada 10 lahan fasos/fasum yang dimiliki Tangsel dari pengembang. Walaupun semua fasos/fasum tersebut belum diserahterimakan, namun Pemkot melalui BLHD dan Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) melakukan penanaman dilahan tersebut.
 
“Sepuluh lahan fasos fasum tersebut diantaranya di Wilayah Bintaro, Pamulang 2, Witanahardja, dan Serpong wajib dihijaukan seluruh pengembang. Dan sejauh ini, Pemkot Tangsel melalui BLHD sudah menggalakkan penanaman lebih dari 15 ribuan pohon yang tersebar di tujuh Kecamatan yang ada di Tangsel,” tegasnya.
 
 

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

BANTEN
KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:55

Perkembangan terbaru mengenai insiden kebakaran KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), pada Selasa 20 Oktober 2026, kemarin memasuki babak baru.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill