Connect With Us

Polisi Amankan 10 Terduga Aksi di Unpam

| Jumat, 19 Oktober 2012 | 18:28

Mahasiswa Unpam bentrok dengan polisi. (tangerangnews / ferdi)


 
TANGERANG
-Petugas Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan telah mengamankan 10 orang terduga menjadi provokator dalam aksi penolakan terhadap Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna yang mengakibatkan bentrokan antar mahasiswa Universitas Pamulang dengan polisi, pada Kami (18/10). Hal itu dikatakan oleh Kombes Pol Wahyu Hadiningrat Kapolres Jakarta Selatan.
 
“Ada 10 orang yang kami amankan dalam insiden bentrok di Unpam. Makanya, kepada masyarakat yang merasa ada keluarganya, mahasiswanya, atau warganya diamankan oleh polisi, segera berkoordinasi dengan Polda. Mereka sudah kami serahkan kesana,” jelasnya, saat rekonsiliasi pemulihan Unpam di Rumah Makan Sederhana, Gaplek, Pamulang Jumat (19/10).


Menurut Wahyu, 10 orang ini dianggap sebagai orang-orang yang mengkoordinir aksi sampai terjadi korban lima orang polisi dan empat mahasiswa. “Untuk stausnya masih dalam proses penyidikan di Polda. Kami hanya melakukan pengamanan saja, sampai semua benar-benar pulih dan aktifitas belajar di kampus bisa dilaksanakan lagi,” jelasnya.


Informasi yang dihimpun,  tujuh dari 10 orang yang diamankan ini antara lain berinisial YD, IL, MG, NC, BM, ES dan EK. Dominan, yang diamankan ini adalah para alumni Unpam dan juga mahasiswa fakuotas hukum. Mereka diamankan saat keluar dari dalam area kampus, Jumat (19/10) dini hari.

Secara bersamaan mereka ditangkap polisi. Satu orang diantaranya dibawa setelah sempat memberontak dan melawan pada polisi di depan gerbang kampus tersebut.

Sementara enam mahasiswa lainnya sempat melarikan diri dan dikejar oleh petugas. “Langsung dibawa ke polsek,” ucap petugas yang melakukan penangkapan.

Tertangkapnya tujuh mahasiswa Unpam ini juga dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel AKBP Hermawan. Menurutnya ketujuh orang ini merupakan dalang dalam aksi penolakan kedatangan Wakapolri Komjenpol Nanan Sukarna.

“Mereka sudah kami tangkap saat keluar kampus. Dan tidak tertutup kemungkinan mereka juga akan dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan kepada polisi,” jelas Hermawan.

Rektor Unpam Dayat Hidayat mengatakan, salah satu dari ketujuh mahasiswa yabng diamankan ini adalah YD, alumni Unpam dua tiga tahun lalu. YD, kata Dayat, memang kerap berulah di kampus, meski sudah lulus kuliah.
Pasca bentrok, polisi meminta kepada semua pihak, baik dari masyarakat, pemerintah setempat, camat, lurah, tokoh agama dan masyarakat ikut serta dalam pemulihan tersebut. “Saya minta semua bergerak untuk melakukan pemulihan dan menangkal persitiwa itu lagi,” kata Kapolres Metro Jaksel.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

BANDARA
Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 | 21:18

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.

WISATA
47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

47 Ribu Orang Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tangerang saat Libur Lebaran 2026, Wisata Air Paling Favorit

Kamis, 2 April 2026 | 16:47

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat tingginya angka kunjungan masyarakat ke sejumlah destinasi wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill