Connect With Us

Airin Harap Penundaan KRL Tengah Malam Jangan Lama

| Rabu, 31 Oktober 2012 | 14:08

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany saat naik kereta api ekonomi di Sudimara-Rawa Buntu. (tangerangnews / dira)

Reporter : Dira Derby

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengomentari terkait penundanaan rencana PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengoperasikan kereta rel listrik (KRL) hingga tengah malam (24.00 WIB) ke Serpong dari Stasiun Duri, Tambora, Jakarta Barat ataupun sebaliknya.  Padahal sedianya rencana penambahan waktu operasional itu telah diagendakan oleh PT KAI akan terjadi pada 1 November 2012.

Airin mengatakan, Pemkot Tangsel berharap  KRL malam tersebut bisa secepatnya bisa beroperasi. “Kami harap jangan lama-lama menundanya. Sebab,  KRL merupakan salah satu moda transportasi massal murah dan sangat diinginkan serta diharapkan dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap publik,” ujar Airin, Rabu (31/10).
 
Adapun alasan Airin kenapa seakan mendesak KRL, menurut  dia karena  Dinas Perhubungan telah memetakan pengguna transportasi  di Tangsel saat ini kecenderungan lebih nyaman menggunakan KRL karena dianggap memadai, daripada menggunakan transportasi yang ada saat ini.  
 
Dan, Airin mengaku Pemkot Tangsel mencoba menangkap fenomena tersebut untuk menjadikan KRL semakin dekat dan mudah sehingga dapat menjadi tulang punggung transportasi umum.
 
“Jika sampai KRL memjadi mudah dan dekat dengan penumpang,  jelas ini akan memecah kemacetan baik yang ada di Tangsel maupun di Jakarta,” terangnya.   
 
Airin berharap,  bahwa upaya-nya dengan mengusulkan adanya KRL hingga tengah malam itu akan memberikan kemudahan kepada masyarakat Tangsel dalam melakukan aktifitas bekerja dan selain itu juga untuk pengembangan sektor perdagangan dan jasa di Kota Tangsel.
 
”Bahkan termasuk upaya kita mengkampanyekan agar moda transportasi kereta api ini terus bertambah seriring dengan revitalisasi stasiun yang ada,” ujarnya.  

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill